7 Bintang Korsel Yang Dulunya Berprofesi Sebagai Atlet

Jakarta – Setiap manusia mempunyai latar belakang yang berbeda. Tak terkecuali bagi para pesohor. Mereka umumnya berlatar belakang yang tak jauh dari dunia hiburan misalnya model, presenter, kru film, penyiar radio, pemain teater, dan lain-lain. Ada juga yang orang dari kalangan biasa saja kemudian jadi artis populer.

Tapi berbeda dengan 7 bintang asal Negeri Ginseng ini. Mereka justru memulai kariernya sebagai seorang atlet profesional sebelum mereka berkecimpung di dunia hiburan. Berikut ulasannya yang sudah dirangkum dari berbagai sumber di bawah ini :

1. After School – UEE


Anggota girlband After School, UEE adalah eks atlet di bidang renang dan sempat menjuarai turnamen Korean National Sports Festival ketika ia masih mengenyam pendidikan di bangku SMA. Keterampilannya dalam berenang ia perlihatkan dalam festival olahraga Idol K-Pop dan juga dalam serial ‘Hogu’s Love’.

2. GOT7 – Jackson


Memang tak semua orang bisa mahir di berbagai bidang dan juga berpeluang untuk mencicipi karier sebanyak-banyaknya. Tapi Jackson adalah salah satu orang yang memulai karier sebagai atlet anggar dan pernah jadi juara dalam Asian Junior and Cadet Fencing Championships in 2011 dan saat ini ia memilih menjadi musisi dan idol bersama GOT7 yang sedang melambung.

3. CNBLUE – Jonghyun


Gitaris sekaligus vokal dari grup band CNBLUE ini juga eks atlet di bidang Judo yang bertalenta. Ia bahkan pernah merengkuh medali emas tingkat SMA di Busan.

4. VIXX – Leo


Pria bersuara memukau ini pernah tergabung dalam kesebelasan sepak bola Junior National Team Korea Selatan dari tahun 2004 sampai 2007 sebelum memilih untuk menjadi idol grup K-Pop. Kendati demikian, passionnya terhadap olahraga ini juga tidak pernah sirna. Hal itu terbukti seewaktu ia turut serta dalam festival olahraga Idol K-Pop.

5. Song Joong-ki.


Pemeran kapten Yoo Shi-jin dalam serial Descendant of The Sun ini adalah eks atlet skating yang sangat bertalenta. Ia juga ikut andil dalam pekan olahraga nasional di Korea Selatan dan juga menjuarai beberapa turnamen. Tapi karena kendala cedera lutut, ia terpaksa harus gantung sepatu saat itu juga dan berganti profesi menjadi seorang aktor.

6. So Ji-sub


Aktor senior ini merupakan eks atlet profesional bidang renang di masa mudanya. Ia pernah merengkuh medali perunggu dalam kejuaraan nasional. Aktor yang berperan dalam drama Memories of Bali ini bahkan tidak pernah berpikir untuk berprofesi menjadi seorang aktor. Tapi nasib berkata lain dan tidak ada yang bisa menebaknya.

7. MADTOWN – Jota


Anggota Idol MADTOWN ini dulunya berasal dari SMA Dongji yang diketahui menjabat sebagai pelatih atlet bidang judo yang bertanding di level nasional. Keterampilan Jota dalam berjudo sudah dibuktikan pada variety show ‘We Got Married’ dan Cool Kiz on The Block. Ia bahkan pernah menjuarai turnamen nasional Judo di acara Cool Kiz On The Block.

Marquinhos : Tite Sanggup Kembalikan Kejayaan Timnas Brasil

Berita Bola – Pemain asal PSG yang juga ikut memperkuat tim nasional Brasil, Marquinhos, menyatakan bahwa pelatih baru timnas Brasil, Tite, mampu menuntun timnya menyatukan semangat dan menjadikan zona kualifikasi Piala Dunia kali ini sebagai arena pembuktian atas predikat mereka sebagai tim elit sepakbola dunia.

Hingga kini, Brasil memang belum terkalahkan sejak Tite mengambil alih posisi Dunga pasca kekalahan di Copa America Centenario di Amerika tahun lalu, yang artinya ia telah mencatatkan 8 kemenangan berturut-turut bersama Timnas Brasil.

Pekan lalu, Tite bahkan mengantarkan Brasil menumbagkan seteru lamanya, Uruguay, dengan skor 4-1 ketika bertamu ke Montevideo. Hasil ini membuat mereka kian mendekati turnamen Internasional Piala Dunia 2018 dan Marquinhos tidak ketinggalan memberikan sanjungan untuk juru taktik berusia 55 tahun itu.


Marquinhos berujar bahwa Tite selalu menuntun permainan timnya di tingkat yang sangat baik. Ia adalah juru racik yang memilih untuk tetap rendah diri dan tertarik pada tim yang bisa rendah diri layaknya dirinya. Ia juga menambahkan, Tite adalah manajer yang selalu mau memahami alasan dia menang. Jadi semua pihak harus tetap santun dan memberi rasa hormat kepada lawan untuk dapat menang, dan untuk bisa menghormati lawan merupakan hal tidak mudah dilakukan.

Menurut opini Marquinhos, kepribadian seperti itu akan mendorong semangat pada tim untuk menampilkan segala kemampuan di atas lapangan dan dapat dipahami alasan kenapa timnya bisa memetik kemenangan. Tidak kalah pentingnya, ia pun mengatakan gaya permainan kolektif yang ditunjukkan Brasil juga menjadi alasan kuat kenapa kini mereka bermain lebih konsisten.

Tak lupa ia menambahkan, bukan hanya bek yang perlu menjaga pertahanan, ini menyangkut keseluruhan tim. Seperti Neymar, Firmino, dan Coutinho yang juga tampil gemilang di posisinya sehingga bisa mendulang gol bagi tim. Paulinho, Renato Augusto, dan Casemiro juga berada di lapangan sehingga mereka bisa saling percaya untuk menciptakan serangan dan menutupi area pertahanan dengan kokoh. Ia yakin Brasil saat ini mampu bersaing dengan klub internasional lainnya dan tak kalah hebat.

Brasil kini telah memuncaki zona CONMEBOL dengan jarak 7 poin dari 13 laga dan memiliki peluang untuk memperjauh jarak ketika menjamu Paraguay di Sao Paolo pekan ini. Paraguay sendiri kini tengah menduduki posisi tujuh, berselisih 2 angka dengan posisi lima untuk bisa mengamankan 1 tiket ke Piala Dunia 2018.

Paraguay memang kesebelasan yang tak mudah untuk ditumbangkan. Mereka memperlihatkan semangat bertarung yang luar biasa di atas lapangan. Namun Marquinhos juga mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya telah melakoni beberapa laga yang benar-benar tak mudah. Menurutnya juga timnya tengah dalam momentum, sehingga mereka perlu lebih konsentrasi agar bisa melaksanakan tugas dengan sempurna.

4 Playmaker Yang Ditafsir Layak Jadi Suksesor Hazard

Berita Bola – Selepas mengarungi musim 2015-16 dengan kurang memuaskan, Eden Hazard kembali membuktikan pada dunia sepak bola tentang kapasitasnya. Dia tampil brilian musim ini, hingga Real Madrid dikabarkan tertarik untuk meminangnya. Cepat atau lambat, Hazard kemungkinan akan angkat koper dari Stamford Bridge. Chelsea tentu harus segera menemukan suksesor dirinya. Bahkan sudah terdengar kabar bahwa Real Madrid telah mengadakan diskusi serius terkait bintang asal Belgia itu.

Menurut Zidane, Hazard adalah pemain yang brilian. Tak heran Madrid begitu mengharapkan kehadirannya di Santiago Bernabeu. Yang artinya, The Blues sendiri harus segera menemukan alternatif apabila Hazard benar-benar akan hijrah. Ada empat sosok yang bisa ambil alih peran gelandang 26 tahun ini. Berikut ulasannya :

1. Arda Turan


Turan memang tengah mengalami masa-masa kelam di Barcelona. Tapinya, bila menilik beberapa fakta, pemain Turki ini masih impresif. Dalam 29 laga musim ini, Turan telah terlibat dalam 20 gol. Dia pun telah menyumbang 13 gol dan tujuh assists di semua ajang kompetisi. Bahkan, Hazard sendiri hanya terlibat 16 gol saja di Chelsea. Eks pemain Atletico Madrid ini juga akan kompatibel dengan formasi 3-4-3 Antonio Conte. Dia bisa berpasangan dengan eks rekan setimnya, Diego Costa dan Pedro di lini depan.

2. Yannick Ferreira-Carrasco


Mengganti pemain Belgia dengan pemain Belgia lainnya sesungguhnya jarang terjadi. Tapi, mungkin saja Ferreira-Carrasco bisa menggantikan teman setanah airnya tersebut, atau bahkan ia bisa tampil lebih baik. Carrasco sendiri telah merumput selama 2553 menit. Dia terlibat dalam gol tiap 213 menit. Jika dibandingkan dengan Hazard, statistik Carrasco memang lebih baik. Karena, Hazard sendiri baru terlibat gol tiap 220 menit di Chelsea.

Selain itu, Carrasco sendiri diperkirakan akan sejalan dengan strategi Chelsea. Sebab, tak jauh berbeda dengan yang diterapkan Diego Simeone di Atletico Madrid. Chelsea bisa memboyongnya dengan mahar 40 juta euro.

3. James Rodriguez


Presiden Real Madrid, Florentino Perez, memang harus rela untuk melepas James Rodriguez jikalau ia berhasrat datangkan Hazard. Kabarnya memang ada pertukaran bila kedua kubu menemui kesepakatan. Pemain Kolombia ini telah berupaya untuk bisa dapat jam terbang lebih reguler di bawah kepelatihan Zidane. Chelsea tentu bisa saja menyelamatkan karirnya,

Apalagi, James terbilang masih gemilang. Dia sudah terlibat dalam 17 gol ditambah 12 assists dan lima gol dari 24 laga, statistiknya sedikit berada diatas Hazard. Conte sendiri bisa memberikan kebebasan pada James untuk menyisir pertahanan lawan dari sektor tengah.

4. Angel di Maria


Kegemilangan Angel di Maria di Paris St-Germain bisa memperbaiki reputasinya setelah gagal total di Manchester United. Dia kembali menunjukkan kualitasnya sebagai winger yang berbahaya.

Hazard yang telah mencetak gol tiap 220 menit memang lebih unggul dari Di Maria. Tapinya pemain asal Argentina ini punya assist yang lebih banyak, yaitu 10. Les Parisien memang nampaknya tidak mau melepas pemain bintangnya. Tapi, The Blues bisa saja menggunakan dana hasil penjualan Hazard untuk menggoda raksasa Perancis itu.

Ketika Kegiatanmu Terasa Kian Menjemukan, Terapkan 5 Hal Ini

Jakarta – Tiap profesi pasti akan menguras semua tenaga dan perhatian kita. Tapi tidak ruginya untuk rehat sebentar dan melakukan beberapa hal pada jam kerja agar otak tidak bosan dan lelah. Mungkin beberapa kegiatan pilihan ini bisa kamu perbuat ketika jam kerjamu terasa makin menjemukan pada jam kerja :

1. Jalan-jalan sejenak


Cobalah untuk berjalan-jalan sejenak. Bukan jalan-jalan ke luar kantor. Kamu cukup turun ke lantai dasar jika kantor kamu bertingkat. Hiruplah udara segar di taman atau lobi kantor sejenak. Duduk berlama-lama di ruangan ber-AC dan memandangi laptop dalam waktu yang cukup lama pasti menyebabkan tubuh terasa lelah dan pegal. Pemandangan dan udara segar mampu kembalikan semangat kerjamu.

2. Olahraga Ringan


Tubuh yang terus berposisi yang sama dalam waktu yang lama dan terkena hawa dingin pasti akan terasa tegang. Cobalah tiap 2 jam, lakukan olahraga ringan agar tubuhmu terasa rileks kembali. Jikalau tubuhmu kaku dan pegal, bekerja pun pastinya kurang menjadi nyaman.

Tapi patut diingat, kantor adalah tempat untuk bekerja, bukan tempat untuk berolahraga. Olahraga ringan yang dimaksud bisa berupa peregangan otot atau naik-turun tangga. Tubuh yang kembali rileks pasti bisa membantu otak untuk kembali bekerja. Tapi jangan lakukan gerakan yang dapat mengusik aktivitas rekan-rekan kerja. Sesuaikan gerakan tersebut dengan situasi dan kondisi di tempat kerja masing-masing.

3. Berinteraksi Dengan Teman kerja


Berinteraksi bisa dengan mengajak berbincang beberapa teman kerja yang nampak sedang senggang. Tapinya perlu diingat, jangan ajak perbincangan dengan rekan yang tengah serius dan fokus dengan kesibukannya.

Ajaklah teman kerjamu berbincang sambil mendiskusikan pekerjaan atau hanya sekedar berbagi gagasan atau apa pun selama bukan kabar angin. Berinteraksi sesekali di tengah jam kerja itu diperbolehkan, justru bisa merangsang otak untuk mendapatkan ilham yang berhubungan dengan pekerjaanmu.

4. Meditasi


Jangan pandang sebelah mata apa yang mampu dihasilkan meditasi. Jika dilakukan dengan niat yang sungguh-sungguh, jiwa dan pikiran kita bakal terasa lebih santai. Bukan mustahil pikiran kita bisa jadi lebih produktif, semangat, dan kreatif. Kita pun akan jadi orang yang lebih tenang. Hal Ini pun vital dalam pekerjaan, karena dapat menunjang pengambilan keputusan. Kita juga bisa jadi individu yang menyenangkan bagi semua orang di sekitar kantor, termasuk atasan.

5. Cari Hiburan di Internet


Kamu bisa menyaksikan video lucu di media sosial atau browsing informasi-informasi tentang topik yang sedang santer diperbincangkan. Manusia bukanlah robot, yang pastinya butuh jeda atau rehat. Memaksakan diri untuk terus konsentrasi bekerja dalam waktu yang lama, bukan merupakan hal yang baik untuk kesehatan.

Untuk Pertahankan Kans, Paraguay Wajib Hempaskan Brasil

Berita Bola – Paraguay sedang dalam keadaan yang bugar jelang duel kontra Brasil pada kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Conmebol. Kemenangan 2-1 atas Ekuador di laga sebelumnya sukses mendongkrak moral para pemain Paraguay yang sedang menjaga kans untuk lolos ke Rusia tahun depan.

Saat ini posisi Paraguay di papan klasemen belum bisa dibilang aman, mereka masih terjerembab di posisi ke-7. Kendati demikian mereka sudah ada di jalur positif paling tidak untuk mengamankan posisi kelima demi satu tiket Piala Dunia melalui jalur playoff.

Kini Paraguay telah mengemas 18 poin dari 13 laga, terpaut jarak 2 poin dengan Ekuador yang menduduki posisi ke-5. Kans mereka untuk lolos terbilang cukup besar jika mampu tampil konsisten di lima laga sisa dan memenangkan semua laga termasuk salah satunya dengan menumbangkan Brasil.

Paraguay telah mengarungi 5 pertandingan, walau hingga kini mereka baru memenangkan 2 pertandingan dan sisanya berakhir dengan kekalahan, tapi skuat besutan Francisco Asce mampu mengamankan tiga angka ketika bersua dengan kesebelasan sekaliber Argentina dengan perolehan angka 1-0 pada Oktober 2016 silam.


Paraguay memang dikenal sebagai kesebelasan yang mampu merepotkan tim-tim papan atas di Amerika Selatan. Bahkan perjumpaan pertama ajang kualifikasi ini mereka hampir menumbangkan Brasil setelah sebelumnya sempat memimpin dua gol terlebih dahulu berkat Lezcano dan Benitez. Tapi akhirnya berhasil diseimbangkan lewat striker veteran Ricardo Oliveira dan Dani Alves di penghujung laga.

Brasil selaku tuan rumah dalam duel nanti telah memastikan satu tiket ke Piala Dunia 2018 lantaran telah mengantongi 30 poin dan mustahil bagi kesebelasan lain untuk mengejar. Kendati demikian, berlaga dihadapan publik sendiri tentunya mereka tak akan membiarkan pertandingan ini begitu saja, apalagi ada aura dendam yang mewarnai perjumpaan kali ini.

Tentunya kita masih ingat pada kompetisi Copa Amerika 2015 yang dihelat di Chile. Ketika itu Brasil, sebagai salah satu tim favorit harus tersisih dari turnamen tersebut lantaran kalah adu pinalti menghadapi Paraguay di putaran perempat final. Mereka menyerah dengan skor 3-4 lewat drama adu pinalti usai sebelumnya bermain seri 1-1.

Brasil berniat balas dendam dengan memperkecil kans sang tamu untuk melenggang ke turnamen Piala Dunia 2018 mendatang. Sang juru taktik Paraguay pun mengungkapkan bahwa ia tak takut sedikitpun menghadapi tim sekaliber Brasil. Bahkan ia berambisi untuk menghentikan rekor deretan tujuh kemenangan milik Brasil pada laga mendatang.

Arce juga berpendapat bahwa ia cukup bangga dengan performa timnya. Ia tahu bahwa skuat besutannya akan mengarungi laga yang berat dan ia pun siap melawan Brasil. Arce pun telah bermain di sana dalam waktu yang tidak sebentar dan memahami segalanya tentang negara tersebut. Ia yakin bahwa timnya dapat memetik poin penuh ketika melawat ke Brasil.