Miris, Kini Prioritas Juara Bertahan Menjauhi Zona Degradasi

Leicester City hampir berada dalam titik terendahnya musim ini. Alih-alih menang, sang peraih titel juara Liga Primer Inggris musim lalu itu justru kepayahan mencetak gol saat ini.

Sepertinya baru musim lalu ketika skuat yang ditukangi oleh Claudio Ranieri sukses menjuarai Liga Primer Inggris yang merupakan suatu kejutan besar di jagat persepakbolaan modern. Tanpa pengeluaran dana yang besar, Leicester menghentikan otoritas tim-tim papan atas. Tapi kisah itu berbanding terbalik di musim ini yang dimana Leicester malah terseok-seok di papan bawah klasemen. Jangankan berkompetisi dengan tim-tim papan atas, The Foxes malah sibuk meloloskan diri dari zona degradasi.

Swansea City Vs Leicester City 2017

Yang terkini adalah kekalahan yang diterima The Foxes 0-2 atas Swansea di matchday ke-25, Minggu (12/2) dini hari kemarin, membuat The Foxes kian tersungkur di posisi ke-17 klasemen sementara dengan hanya berselisih satu poin dari Hull City di zona degradasi.

Torehan itu pun menambah rentetan catatan buruk The Foxes yang selalu tumbang di lima laga terakhirnya, ini menjadikannya sebagai tim terparah di antara para juara bertahan liga, ditambah mereka tak bisa menciptakan gol di enam laga terakhir secara beruntun. Terakhir kalinya mereka mencetak angka adalah ketika menang 1-0 atas West Ham United pada akhir Desember lalu.

Dengan kondisi seperti ini, Ranieri seperti kehabisan taktik dan mau tak mau harus mencari alternatif lain untuk membangkitkan lagi atmosfer buruk yang sedang dialami anak asuhnya di sisa musim 2016/2017 ini. Menurut Ranieri saat ini skuatnya memiliki dua kendala, mereka kerap kecolongan angka dan mereka tidak bisa mencetak angka. Mereka pun harus mendiskusikan masalah ini bersama guna menemukan pemecahannya. Dia berharap laga kontra Swansea City akan menjadi awal baru bagi anak-anak asuhnya, namun sayang, hasilnya tetap sama saja seperti sebelumnya.

Ranieri ingin anak-anak asuhannya memulai laga dengan baik ketika menghadapi tim papan atas, namun dua tendangan pertama ke arah gawang mereka berujung gol. Tentu bukan hal mudah untuk bangkit setelah tertinggal 2 angka meskipun mereka telah membuat sejumlah peluang namun ternyata garis pertahanan The Swan tidak mudah untuk ditembus.

Sang juru taktik pun berharap bisa mendapat hasil baik ketika menghadapi tim lain yang berada di zona degradasi. Saat ini prioritas utama dari The Foxes adalah Liga Primer Inggris, mereka terpaksa harus mengesampingkan Liga Champions dan Piala FA. Mereka tidak boleh lagi kalah demi bertahan di Liga Primer Inggris. Maka fokusnya saat ini adalah Liga Primer Inggris.

Saat ini The Foxes masih menghuni posisi ke-17 di tabel klasemen sementara Liga Primer Inggris, hanya berselisih 1 hingga 2 poin dengan tim-tim lain yang sedang berada dalam zona degradasi seperti Hull City, Crystal Palace dan Sunderland.

Highlights Swansea City Vs Leicester City 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *