Menjamu Meriam London, The Reds Berhasrat Bangun Momentum

Liga Inggris – Liga Primer Inggris akhir pekan ini akan disuguhkan duel panas antara kesebelasan Liverpool kontra Arsenal. Kedua kubu sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang agar bisa mengakhiri musim di posisi empat besar.


Liverpool akan menjamu The Gunners di Anfield, pada hari Minggu (5/3/2017) dinihari WIB di lanjutan Liga Primer Inggris. Selain didukung oleh faktor kandang, laga ini jadi lebih vital bagi klub yang berjuluk The Reds karena mereka butuh momentum untuk kembali ke perebutan posisi empat besar.

Tahun 2017 sejauh ini tak berjalan mulus untuk skuat besutan Juergen Klopp. Bagaimanapun, The Reds diharapkan untuk maju terus dan menunjukkan respons kala menjamu Meriam London. Sudah 12 laga yang dilakoni Liverpool di semua kejuaraan di tahun 2017 ini. Namun hanya mampu memetik dua kemenangan, satu di Piala FA dan satu di Liga Primer Inggris yang dipetik oleh Philippe Coutinho dan kawan-kawan.

Rentetan torehan yang kurang memuaskan di dalam serangkaian laga tersebut membuat The Reds kehilangan kans menjadi juara di dua kejuaraan, yaitu EFL Cup dan FA Cup. Sementara di Liga Primer Inggris, The Reds terdepak dari empat besar usai tumbang dari Leicester City pekan lalu.

Di tengah kinerja yang masih inkonsisten, The Reds telah dihadang oleh ujian selanjutnya. The Gunners akan melawat ke Anfield. Simon Mignolet mengingatkan rekan-rekannya agar tak lagi menatap ke belakang mencari alasan untuk hasil-hasil yang kurang memuaskan di awal tahun. Penjaga gawang Liverpool itu meminta timnya agar fokus untuk bangkit ketika menghadapi kesebelasan besutan Arsene Wenger.

Mignolet berpendapat bahwa mereka meiliki sejumlah masalah dalam kesebelasannya, termasuk cedera yang menerpa para pilar utamanya, mereka mamainkan banyak laga, dan Sadio yang pergi untuk membela negaranya di Piala Afrika tapi pada akhirnya itu semua hanyalah alasan dan ia ingin agar mereka tak mencari-cari alasan atas hasil buruk mereka lagi.

Mignolet pun sadar bila januari bukan bulan yang terlalu bersahabat bagi timnya, tapi ia menegaskan bahwa ia takkan menoleh lagi ke belakang dan akan terus maju, dan kebetulan mereka mendapat kesempatan untuk menghadapi Arsenal, dan itulah yang harus mereka prioritaskan saat ini.

Di Pertemuan sebelumnya mereka sukses membuktikan diri di Emirates pada awal musim bahwa mereka sanggup mendulang hasil yang impresif, menampilkan sepakbola atraktif dan menciptakan banyak peluang, dan hal itulah yang akan mereka ulangi. Maka, mereka sangat menantikan pertarungan kontra kesebelasan asal London Utara.

Pertemuan pertama kedua kubu berlangsung di Emirates pada awal musim yang dimenangi oleh kesebelasan besutan Klopp dengan skor akhir 4-3. Liverpool saat ini menghuni posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 49 poin, berelisih satu angka dari The Gunners yang menduduki peringkat keempat papan klasemen.

Highlights Liga Primer Inggris Arsenal Vs Liverpool 2016

3 Juru Gedor Ini Berpotensi Saingi La Pulga

Ketajaman Lionel Messi di jagat sepakbola sudah tak terelakkan. 5 titel Ballon d’Or dengan sederet trofi di lemari pribadi menjadi bukti kepiawaian pemain bernomor punggung 10 di Camp Nou. Sebagai pemain, Messi terbilang lengkap. Dia tak hanya tajam dalam menciptakan gol tapi dia juga semakin matang dalam hal bermain. Messi tidak mementingkan egonya dan rela berbagi dengan pemain lain. Terutama di depan gawang, Messi memang sulit ditaklukan. Tapi itu bukan berati tak ada pemain yang bisa mendekati kepiawaian Messi di Blaugrana. Berikut 5 pemain yang dinilai setara atau mendekati La Pulga :

1. Pierre Emerick Aubameyang


Penyerang Borussia Dortmund ini berubah menjadi monster yang mematikan bagi para pemain belakang lawan. Sejak dipinang oleh Borussia Dortmund pada musim 2013/14, dia menjadi pemain yang tak digantikan. Perannya dibutuhkan karena ia konsisten dalam mendulang gol bagi Dortmund. Statistik membukukan jika dia sanggup menciptakan 10 gol lebih per musim dengan Dortmund.

Di dua musim terakhir, pencapaian pemain berkebangsaan Gabon ini kian moncer. Musim lalu, ia membukukan 39 gol bagi Dortmund di semua kejuaraan. Sedangkan musim ini, dia telah mengoleksi 21 gol di semua kejuaraan. 17 gol diantaranya dia sumbangkan di Bundesliga. Ketajaman Aubameyang didapatkan dari kemahirannya mengambil posisi. Selain itu, dia juga punya akselerasi yang membuat pemain belakang lawan kalang kabut. Ini modal yang baik untuk mendekati pundi-pundi gol Messi.

2. Robert Lewandowski


Ujung tombak Bayern Muenchen yang berasal dari Polandia ini punya bentuk tubuh yang ideal untuk menjadi striker dan target man. Didukung oleh tinggi badan mencapai 1,86 meter, Lewandowski bisa memanfaatkan tubuhnya saat menyundul di depan gawang lawan. Tak hanya tinggi, tapi Lewandowski juga striker yang gesit. Dia punya akselerasi yang membuat bek lawan kerepotan untuk mengawalnya. Kemampuan ini makin lengkap karena Lewandowski juga mahir mengolah bola dengan baik.

Tak ayal jika Lewandowski menjadi penyerang tersubur di Die Rottens atau sejumlah kesebelasan yang pernah dibelanya. Pundi-pundi golnya bisa menjadi bukti ketajamannya. Sejak mengawali karer di klub Polandia Znicz Pruszkow, pemain yang berusia 28 tahun ini berhasil mencatat di atas 15 gol per musim.

3. Romelu Lukaku


Nasibnya sempat tak jelas ketika berseragam Chelsea di musim 2011/12. Namun Lukaku yang kala itu baru berusia 18 saat itu pantang menyerah. Perjuangan beratnya membuahkan hasil manis ketika dipinjamkan ke West Bromwich Albion di musim 2012/13. Dia sukses membukukan 17 gol di Liga Inggris waktu itu dari 35 laga. Gemilang di West Bromwich ternyata belum cukup untuk meyakinkan The Blues. Pada musim 2013/14, dia dipinjamkan ke Everton dan kembali menunjukkan tajinya dengan raihan 15 gol di Liga Inggris.

Everton pun akhirnya mempermanenkan dia pada 2014/15. Dan saat ini, Lukaku berubah menjadi salah satu kompetitor di daftar top skor Liga Primer Inggris. Tanggung jawanbnya dalam membobol jala lawan adalah sesuatu yang mudah bagi Lukaku. Ketika dia mendapatkan momen seperti saat berjumpa dengan AFC Bournemouth, Lukaku tak dapat dihentikan. Dia memborong 4 gol di pertandingan itu sekaligus didapuk menjadi pemain terbaik di matchday ke-24.

4 Pengumpan Terbaik di Benua Biru

Berita Bola – Sepak bola tidak hanya bertumpu pada pengatur serangan atau penyerang untuk memetik kemenangan. Karena sering kali penikmat sepakbola dunia disajikan daftar pencetak gol terbaik tanpa menyaksikan serangkaian proses gol tersebut lahir. Padahal ada aspek yang jauh lebih vital, yaitu kolektivitas tim. Bisa dibilang, kreativitas adalah raja dan pemain kreatif merupakan harta tak ternilai.

Sebagian besar pemain kreatif cenderung lebih banyak mendapatkan jam terbang bersama timnya, karena mereka dinilai mampu menciptakan peluang hingga menciptakan gol. Berikut beberapa nama yang dinilai sebagai pencipta peluang dan pengumpan berbahaya di Benua Biru :

1. Wayne Rooney


Wayne Rooney tidak hanya dikenal sebagai top skor sepanjang sejarah Manchester United. Tapi ia juga memperoleh label sebagai pemain yang paling kreatif, khususnya dalam memberikan assist kepada teman setimnya.

Sejak kehadiran Zlatan Ibrahimovic pada jendela transfer musim panas lalu, Rooney memang lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan. Namun bukan berarti performanya berkurang, sebab Jose Mourinho mengembalikan perannya sebagai gelandang serang.

Selama Rooney merumput sebagai playmaker, penampilan The Red Devils semakin atraktif. Dari statistik diketahui dalam 926 menit merumput di liga domestik, Wazza telah menyumbang 23 umpan sepanjang musim ini di mana lima diantaranya sukses dimanfaatkan oleh rekannya.

2. Dani Alves


Tingkat ketepatan umpan silang Dani Alves sudah tak dapat dipungkiri lagi. Walau usianya sudah tak muda lagi, tapi ia masih bisa menjadi penyuplai bola yang baik untuk rekan setimnya di Juventus. Merumput selama 869 menit bersama La Vecchia Signora, Alves telah mencatatkan 24 umpan dan tiga diantaranya sukses berbuah gol.

Itu alasannya Massimiliano Allegri meminangnya ke Juventus Stadium pada jendela transfer musim panas lalu. Karena ia menyaksikan jasanya dalam menjaga barisan pertahanan dan serangan masih sangat bermanfaat buat Si Nyonya Tua. Alves bisa dianggap sebagai kunci sukses Bianconeri di liga domestik.

3. Franck Ribery


Gelandang yang menyandang nomor punggung 7 di Bayern Munich ini boleh dianggap raja penyuplai bola di Bundesliga sepanjang masa. Total umpannya memang masih jauh dibawah Messi, Lampard, atau Giggs. Ribery mungkin saat ini masih beristirahat setelah dibekap cedera. Tapi ia dianggap kunci keberhasilan Die Rotten.

Total, 25 umpan telah disumbangkannya di semua kejuaraan musim ini. Tujuh diantaranya sukses dimanfaatkan oleh rekan-rekannya. Tak cuma dikenal sebagai raja penyuplai bola di Bundesliga saja, Ribery juga sering disebut sebagai predator mematikan bagi pertahanan lawan dimana saat ini ia telah mencatat sembilan gol musim ini.

4. Cesc Fabregas


Fabregas mungkin sering terlihat menghiasi bangku cadangan Chelsea sejak kemunculan Antonio Conte musim ini. Tapi kegagalannya menempati tim inti tak langsung membuatnya patah hati. Sedikit demi sedikit Fabregas pun berhasil memukau hati Conte dan akhir pekan kemarin, dia sukses mencatat rekor baru kala membawa The Blues menang 3-1 atas Swansea City di lanjutan Liga Primer Inggris matchday ke-26 akhir pekan kemarin. Playmaker Chelsea tersebut telah mengoleksi 102 assist dari 300 penampilannya di Liga Inggris. Dia menjadi pemain kedua setelah Ryan Giggs yang berhasil membukukan 162 umpan dari 632 laga.

4 Pemain Yang Menonjol Di Kesebelasan Nerazzurri Musim Ini

Serie A – Inter Milan sedang berupaya untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Di bawah rezim Stefano Pioli, I Nerazzuri sejauh ini masih menghuni peringkat enam dengan catatan 48 poin, berselisih enam angka dari penghuni peringkat ketiga, Napoli. Selain Napoli, Inter juga harus beradu dengan Atalanta, Lazio, dan AC Milan, yang masing-masing masih mempunyai kans finish di peringkat ketiga.

Untuk mencapai target itu, La beneamata sangat bergantung pada beberapa pilar utamanya. Kemunculan mereka di starting line-up sangat menentukan penampilan Inter. Hal itu didasari data yang tercatat hingga giornata ke-26. Ada empat pemain yang sangat berkontribusi dalam sepak terjang I Nerazzurri musim ini, Berikut empat pemain tersebut :

1. Ivan Perisic


Rasanya semua pasti setuju jika Ivan Perisic masuk dalam daftar ini. Pemain sayap berpaspor Kroasia ini berjasa sangat banyak bagi La Beneamata musim ini. Selain penting sebagai penyuplai bola, ia juga cukup rajin menciptakan gol. Sejauh ini, ia telah mencatat 7 gol dan 7 assist dalam 30 laga.

Perisic pun selalu menjadi opsi utama Pioli bersama Candreva, Brozovic,dan Icardi. Karena performa gemilangnya, pemain 28 tahun ini dibidik oleh banyak kesebelasan top Eropa, seperti Manchester United, Arsenal, dan Liverpool.

2. Samir Handanovic


Kedatangan kiper handal tentu harus diperhitungkan. Demikian juga kedatangan Samir Handanovic bagi I Nerazzurri. Berkat penampilannya dia, gawang Inter terjaga dengan cukup aman, walau sudah kecolongan 27 kali di Serie A. Bukan hanya musim ini Handanovic menjadi fondasi penting Inter. Sejak dipinang dari Udinese pada Juli 2012, Handanovic belum kemasukan gol dalam sembilan laga.

Namun, akhir-akhir ini Handanovic mulai tidak betah berada di Inter karena sulit meraih gelar dan tak sanggup lolos ke Liga Champions. Isu yang beredar menyebutkan bahwa penjaga gawang 32 tahun ini dibidik oleh Manchester City dan Liverpool.

3. Joao Miranda


Di lini belakang, I Nerazzurri selalu menaruh harapan pada Joao Miranda. Pemain-pemain belakang lain dimainkan bergantian menemaninya. Tak aneh jika pemain belakang timnas Brasil ini sangat berkontribusi terhadap performa Inter musim ini.

Miranda pertama kali mendarat di Giuseppe Meazza pada musim panas 2015 sebagai pemain pinjaman dari Atletico Madrid. Lantara puas dengan performanya, Inter kemudian mempermanenkan dirinya pada Juli 2016 lalu. Ia dibalut kontrak hingga 30 Juni 2018. Namun, akhir-akhir ini dikabarkan bahwa Inter tak akan memperpanjang masa baktinya lebih lama. Bahkan, ia diduga akan dilego secara cuma-cuma bila La Beneamata telah mendapatkan penggantinya yang lebih muda.

4. Mauro Icardi


Untuk urusan menciptakan gol, Mauro Icardi merupakan mesin gol I Nerazzurri. Sejauh ini ia telah membukukan 18 gol dan 8 assist dari 31 laga. Di Serie A, ia telah membukukan 16 gol. Icardi hanya berselisih tiga gol dengan Gonzalo Higuain, Edin Dzeko, dan Andrea Belotti, dalam perebutan titel top skor. Akhir-akhir ini, Icardi diawasi oleh juru taktik tim nasional Argentina, Edgardo Bauza. Icaradi sedang dipertimbangkan untuk memperkuat tim Tango.

Sejumlah Pemain Yang Disinyalir Bakal Melampaui Harga Transfer Pogba

Berita Bola – Paul Pogba menorehkan rekor transfer dunia kala ia dipinang oleh Manchester United dari Juventus. Manajemen The Red Devils mengeluarkan dana sebesar 89,3 juta pound atau sekitar 105 juta euro ke rekening Juventus untuk memulangkan Pogba ke Old Trafford pada musim panas 2016. Padahal, MU penah melepas Pogba secara cuma-cuma.

Namun, rekor transfer Pogba nampaknya tidak akan bertahan lama. Rekor itu bisa saja dipatahkan oleh lima pemain di jendela transfer musim panas 2017. Karena mereka dibekali nama besar dan bakat istimewa. Berikut nama-nama yang disainyalir akan patahkan rekor transfer Pogba :

1. Pierre-Emerick Aubameyang


Pemain berpaspor Gabon ini memang sedang dalam performa terbaiknya bersama Borussia Dortmund. Ia telah membukukan 23 gol dalam 29 laga. Sudah bukan merupakan rahasia umum lagi, jika pemain berusia 27 tahun tersebut dirumorkan akan angkat koper. Manchester City dan Real Madrid diberitakan berminat untuk mendapatkan tanda tangannya. Bila menilai kekuatan finansial dari kedua kesebelasan ini, bukan hal mustahil rekor Pogba akan dipatahkan. Ditambah, Madrid yang punya catatan memecahkan rekor transfer.

2. Thomas Muller


Striker berkebangsaan Jerman ini memang akhir-akhir ini dihubungkan ke Old Trafford. Mueller saat ini memang sedang tak terlalu nyaman lantaran cuma jadi penghias bangku cadangan. Mueller musim ini baru mencatat lima gol dalam 29 laga. Layaknya Aubameyang, dia masih berusia 27 tahun dan punya potensi yang tak bisa dianggap remeh. Seorang target jangka panjang bagi Setan Merah. Banyak isu yang menyatakan kalau Muenchen telah menolak uang senilai 85 juta pound dari The Red Devils musim panas lalu.

3. Antoine Griezmann


Kisah transfer diperkirakan jadi topik hangat pada bursa transfer musim panas nanti. Antoine Griezmann akan menjadi sorotan utama yang telah diperebutkan sejumlah klub raksasa benua biru. Ada banyak rumor yang mengaitkan pemain berkebangsaan Perancis ini ke Old Trafford. Tapi, para pendukung lupa jika Atletico Madrid sedang dihukum larangan transfer dan hanya akan tawaran menggiurkan yang bisa menggerakkan hati mereka. Chelsea siap memanfaatkan situasi itu. Terlebih, selama ini The Blues dan Rojiblancos sering bekerja sama soal transfer pemain.

4. Paulo Dybala


Dybala akhir-akhir ini memang sering dihubungkan dengan Real Madrid. Ada laporan persetujuan yang sudah terjalin untuk musim panas antara Blaugrana atau Los Blancos. Namun, pemain berpaspor Argentina ini belum dalam performa terbaik musim ini. Sewaktu seorang pemain dikaitkan dengan kedua raksasa La Liga itu, maka mahar yang akan tercipta diduga akan fantastis. Dybala disebut-sebut akan menyabet titel Ballon d’Or di masa depan, walau masih berusia 23 tahun, sejumlah isu menyebut jika Los Galacticos siap menawarkan harga 100 juta pound untuk mengamankan tanda tangannya.

5. Eden Hazard


Musim ini, Hazard telah kembali menemukan performa terbaiknya. Dalam beberapa musim terakhir, bukan rahasia umum lagi kalau Madrid sangat mendambakan pemain asal Belgia tersebut merumput di Bernabeu. Saat ini, Hazard telah membukukan 10 gol dan 4 assist di semua kejuaraan. Dia punya akselarasi, kepiawaian mengolah bola, hingga keterampilan teknis yang dinilai akan cocok di Santiago Bernabeu.

Bahkan, dia pernah mengakui jika dirinya ingin dilatih Zinedine Zidane. Ketika ia masih kecil, ia sering melihat El Zizou di TV dan internet. Selama berjam-jam ia mebahas mengenai Zidane. Tapi ia tetap menegaskan bahwa ia nyaman di Chelsea.