3 Juru Taktik Yang Disinyalir Akan Dilengserkan Dari Klubnya

Banyak juru taktik top Eropa yang gagal memenuhi tujuan manajemen kesebelasan untuk bisa mengangkat prestasi klub. di balik kompetisi perburuan gelar juara, tersisip kisah menarik tentang masa depan sang juru racik tersebut. Ada yang tinggal menunggu perpanjangan kontrak, ada pula yang nasibnya berada di ujung tanduk lantaran gagal memenuhi ekspektasi untuk menorehkan prestasi bagi klub yang ditukanginya. Berikut 3 juru taktik yang berada di ujung tanduk:

  1. Arsene Wenger


20 tahun sudah sosok ini mengabdi di Arsenal rasanya sudah cukup buat Arsene Wenger untuk meletakkan jabatannya di akhir musim ini. Ditambah hingga saat ini The Gunners belum juga memberikan isyarat akan perpanjangan kontrak sang manajer yang akan selesai pada akhir musim ini.

Skema yang dilakukan klub cukup beralasan, karena Wenger tak kunjung memberikan prestasi membanggakan sejak menyabet trofi Piala FA dan Community Shield pada musim 2014/2015. Sementara di Liga Primer Inggris, The Gunners terakhir kali merasakan trofi bersama fansnya pada 2004.

Bertumpu pada torehan tersebut rasanya tepat jika petinggi The Gunners memilih langkah berani, ditambah mereka baru saja menderita kekalahan telak 1-5 dari Bayern Munich di Liga Champions.

  1. Claudio Ranieri


Claudio Ranieri baru saja didaulat sebagai pelatih terbaik dunia karena sukses mengakhiri paceklik gelar Liga Primer Inggris selama 132 tahun bersama Leicester City di musim lalu. Meski demikian, kisah keberhasilan tentang The Foxes sudah tak lagi mencengangkan penikmat sepak bola dunia.

Hal itu terjadi karena The Foxes seperti kehilangan jati dirinya sebagai kesebelasan yang dihormati di Liga Inggris. Pasalnya saat ini mereka terperosok di posisi ke-17 dengan koleksi 21 poin dari 25 laga terakhir di Liga Inggris. Jamie Vardy dan kawan-kawan hanya berselisih satu angka dari penghuni degradasi Hull City di 13 laga yang masih tersisa.

Tak heran, nasib Ranieri bersama the Foxes mulai ramai diperbincangkan. Belum lagi pada lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini, mereka akan menghadapi Liverpool di King Power Stadium, yang dimana, The reds juga sedang berjuang untuk keluar dari tren negatif. Jika The Foxes kehilangan angka penuh di laga itu, bukan tak mungkin masa depan Ranieri bersama Leicester bakal berakhir.

  1. Jurgen Klopp


Nama Terakhir jatuh pada Jurgen Klopp. Juru racik strategi berkebangsaan Jerman itu memang sempat memperoleh julukan sebagai juru taktik terbaik Liga Primer Inggris di paruh pertama. Bahkan ia sempat menyabet gelar itu pada September dan Desember.

Ironisnya, jelang pergantian tahun kinerja Klopp melangkah mundur dengan sangat signifikan. Tercatat hingga bulan Februari, juru taktik asal Jerman itu hanya memetik satu kemenangan dari 10 laga di tahun ini.

Satu kemenangan itu dipetik oleh Liverpool kala menumbangkan Tottenham Hotspur dengan perolehan skor 2-0, pada (12/2) lalu. Melihat hasil tersebut, bukan tidak mungkin jika The Reds gagal memetik kemenangan lagi, maka petinggi Liverpool bakal mengadakan pertemuan untuk berbincang mengenai masa depan Klopp di Anfield.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *