Arsene Wenger Nyerah Menggaet Jamie Vardy Dari Leicester City

Arsene Wenger, pelatih Arsenal sepertinya sudah mulai menyerah untuk memboyong pemain berkebangsaan Shelffield, Jamie Vardy. Belum adanya kepastian terkait keinginannya menggaet Vardy, menjadikan pelatih 66 tahun itu berperndapat bahwa Jamie Vardy bakal tetap merumput bersama Leicester City pada musim depan.

Sebelumnya, Arsenal telah memberikan penawaran yang cukup memikat kepada Leicester. Namun, dimintai jawaban oleh The Gunners, baik Leicester dan Vardy tidak menanggapinya kendati Arsenal sudah mempersiapkan dana sebesar 20 juta pounds untuk bisa menggaet Vardy.

Aiyawatt Srivaddhanaprabha, selaku pimpinan Leicester pada beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa Jamie Vardy masih akan berada di Leicester hingga musim depan. Memang, The Foxes membutuhkan kekuatan dari skuadnya untuk bisa menjawarai Liga Champions di musim depan.

Untuk itu, tentunya mereka tidak ingin kehilangan pemain hebatnya seperti Jamie Vardy, N’Golo Kante, Kasper Schmeichel, Riyad Mahrez, ataupun Wes Morgan. Kini, melalui unkapan yang dilontarkan oleh Aiyawatt telah meyakinkan Wenger untuk tidak mengharapakan lebih untuk bisa memboyongnya di musim ini.

Pasalnya, Jamie Vardy pun sudah melontarkan penolakannya untuk bergabung bersama Arsenal dan lebih memilih untuk saat ini fokus pada Euro 2016 bersama Inggris. “Saat ini, Jamie Vardy masih menjadi pemain The Foxes. Bersumber dari apa yang dilontarkan Aiyawatt, ia akan tetap bertahan di klub itu,” tutur Wenger.

Apabila urung menggaet Jamie Vardy, tentunya Wenger pun harus bekerja lebih keras lagi untuk bisa memboyong striker anyar untuk memperkuat timnya itu. Satu nama pemain yang diperbincangkan menjadi incaran Arsenal selanjutnya adalah seorang striker Juventus, yakni Alvaro Morata.

Wenger Bantah Berselisih dengan Pelatih AS Monaco

London: AS Monaco kalah 0-2 dari Arsenal pada leg kedua babak 16-besar Liga Champions 2014-15, Rabu 18 Maret. Meski keok, Monaco tetap berhak melaju ke babak perempat final karena menang agregat gol tandang dari The Gunners. Pasalnya pada pertemuan pertama Monaco sukses menang 3-1 di Stadion Emirates.

Fakta bahwa Arsenal kalah 1-3  akhirnya membuat pelatih Arsenal, Arsene Wenger kesal. Buktinya, Wenger enggan bersalaman dengan pelatih Monaco, Leonardo Jardim usai peluit leg pertama berakhir. Seusai pertandingan, Jardim akhirnya mengaku dirinya tersinggung dengan sikap yang ditunjukkan Wenger,

Sebagai upaya balas dendam, Jardim akhirnya melakukan hal yang sama pada leg kedua. Ia dengan sengaja tidak menyalami Wenger yang sudah dengan berbesar hati menghampiri bangku cadangan Monaco.

Selang beberapa hari setelah pertandingan itu, Wenger akhirnya memberikan komentar terkait friksi dengan Jardim. Seakan tak mau membuat suasana makin panas, Wenger akhirnya memilih untuk memberi pujian kepada Jardim atas keberhasilanya mengalahkan Arsenal.

“Foto-foto memperlihatkan bahwa saya menunggu untuk mengucapkan selamat kepada pelatih Monaco setelah pertandingan. Tapi ia merayakan kemenangannya dengan para staf pelatih Monaco. Saya memaklumi hal itu yang mana itu hal yang saya maklumi,” sambungnya.

“Saya sudah mengucapkan selamat kepada Jardim setelah konferensi pers. Itulah mengapa saya kaget dan kecewa mendengar kejadian saat itu masih dibahas hingga kini,” tutup pelatih berusia 65 tahun itu. (Mirror/Ocky Anggara)

HIL

Sumber : metrotvnews.com