Bila Hengkang, 3 Kesebelasan Ini Siap Pinang Wenger

Berita Bola – Desakan kepada Arsene Wenger untuk segera meninggalkan Emirates kian berhembus kencang usai memetik kekalahan telak 1-5 dari Bayern Munich di perdelapan final Liga Champions, dua pekan lalu. Wenger dinilai sudah tak lagi sanggup mendongkrak prestasi Arsenal.

Terlepas dari hal te18rsebut, kharisma dan nama baiknya sebagai salah satu juru taktik terbaik membuat Wenger tak bimbang. Tiga kesebelasan di bawah ini bisa menjadi kesebelasan layaknya Arsenal andai ia benar-benar mengakhiri masa baktinya di Emirates. Berikut kesebelasan yang dinilai akan disinggahi oleh Wenger bila ia angkat koper dari Arsenal :

1. Borussia Dortmund


Di tahun 2014, Arsene Wenger pernah memaparkan hasratnya untuk melatih di Jerman. Jerman merupakan pilihannya karena ia punya sedikit budaya Jerman dan ia sebelumnya tak pernah bekerja di sana.

Wenger sendiri lahir di daerah Alsace. Daerah tersebut berada di perbatasan Jerman-Prancis. Makanya, Wenger pun fasih berbicara Bahasa Jerman selain Bahasa Prancis. Borussia Dortmund saat ini tengah berada di bawah rezim Thomas Tuchel. Die Borussien terpaut selisih 15 poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Bayern Munich.

Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan saat ini berada di posisi keempat. Bukan hal mustahil, Wenger akan menggantikan Tuchel bilamana Dortmund tidak berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

2. Paris Saint Germain (PSG)


PSG sesungguhnya sudah cukup lama diberitakan membidik tanda tangan Wenger. Namun Wenger diisukan selalu menyangkal tawaran PSG. Wenger sendiri punya relasi erat dengan pemilik PSG, Nasser Al-Khelaifi. The Professor adalah seorang juru bicara di channel televisi milik Khelaifi, BeIN Sport.

PSG saat ini dibesut oleh juru taktik berkebangsaan Spanyol, Unai Emery. Mantan juru racik strategi Sevilla tersebut ditunjuk jadi manajer PSG di awal musim ini. Sejauh ini, kinerja Emery bisa dikatakan cukup memuaskan. PSG kemungkinan besar melangkah ke perempat final Liga Champions, usai memporak-porandakan Barcelona 4-0 di leg pertama babak perdelapan final. Tapi di Ligue 1 Prancis, PSG masih terpaut selisih 3 poin dari AS Monaco yang memimpin tangga klasemen sementara.

3. AS Monaco


Monaco merupakan kesebelasan yang tidak bisa dikesampingkan dari perjalanan kiprah Wenger sebagai juru taktik. Di klub inilah, ia pertama kali mencicipi kesuksesan. Wenger pernah membesut Monaco dari 1987 hingga 1994. Ia menghadiahkan satu trofi Ligue 1 Prancis di musim 1987/88, dan Piala Prancis 1990/91.

Kala menyabet titel juara, The Professor juga meminang pemain top ke Monaco, George Weah salah satunya. Di era Wenger juga, beberapa pemain berubah menjadi pemain kelas dunia, seperti Lilian Thuram dan Thierry Henry.

Di samping sisi sejarah, Monaco punya pesona tersendiri bagi Wenger yaitu pembinaan talenta muda yang baik. Bukan rahasia lagi jika Wenger adalah sosok juru taktik yang gemar menggunakan jasa pemain yang masih belia.

Chelsea Tidak Berikan Kontrak Permanen, Falcao Ingin ke Monaco

Radamel Falcao yang dikenal sebagai pemain penyerang berkebangsaan Kolombia ini mengakui jika dirinya ingin kembali bergabung ke AS Monado di musim mendatang. Karena, Chealsea dikabarkan tidak akan memperpanjang kontraknya lagi.

Pemain kelahiran 10 Februari 1986 ini tampil di dalam 12 pertandingan bersama Chelsea dan hanya mampu menorehkan 1 gol setelah ia mengalami cedera di musim ini.

Pada dasarnya, memang karir Falcao di Inggris sedang mengalami kemerosotan, khususnya usai melewati musim 2014/2015 yang memberikan kekecewaan kepada Manchester United dengan hanya mencetak 4 gol dari 29 laga yang diikutinya.

Kabar baiknya, AS Monaco pun siap untuk memberikan kesempatan Falcao agar bisa bergabung kembali kala dirinya sudah tak lagi berlaga di Inggris. “Pada beberapa bulan yang lalu, Chelsea menyampaikan pesan kepada saya, jika mereka tidak akan memperpanjang kotrak saya di musim mendatang,” ujar Falcao.

Baginya, Monaco merupakan salah klub yang berperan besar dalam karirnya selama ini. Falcao pun sudah menyampaikan keinginannya itu kepada klub yang diasuh oleh Leonardo Jardim itu.

Falcao mengaku bahwa dirinya hampir saja meninggalkan The Blues di awal tahun ini dan bergabung bersama Monaco, yang berminat untuk bergabung kembali bersama Falcao. Namun sayang, kesepakatan itupun akhirnya gagal.

“Monaco datang kepada saya untuk mencari tahu kemungkinan saya bergabung dengannya, namun kami berpikiran untuk menundanya. Lalu pada beberapa bulan yang lalu, Chelsea menyebutkan bahwa mereka tak ingin lagi memperpanjang kontrak saya,” jelas Radamel Falcao.