Google Menekel Radar Mini Tuk Smartwatch

Selain Project Ara, divisi ATAP (Advanced Technology and Projects) kepunyaan Google juga menekspos Project Soli dalam konferensi Google I/O. Proyek ini adalah usaha Google untuk mengembangkan sebuah radar sensor mini yang dapat menerjemahkan gerakan tangan menjadi sinyal digital untuk digunakan pada wearable.

Google menunjukkan versi developer dari Project Soli tahun lalu. Tapinya, Project Soli versi awal ini menggunakan terlalu banyak energi. Selain itu, meskipun sensornya kecil, tapi ia memerlukan sebuahdesktop atau laptop untuk dapat bekerja dengan sempurna. Karena itulah, tim lalu mendesain ulang sensor Project Soli. Mereka menggunakan Infineon untuk mengurangi konsumsi daya hingga 22 kali, dari 1,2 watt menjadi 0,054 watt.

Radar biasanya butuhkan energi komputasi yang cukup tinggi. Namun, versi terbaru dari Project Soli 256 kali lebih efisien dari versi sebelumnya. Dan hal ini berarti tim Soli dapat memasangkan sensor ini pada sebuah smartwatch. Dengan begitu, pengguna smartwatch dapat berinteraksi dengan jam yang mereka gunakan tanpa perlu menyentuh jam itu.

Dalam sebuah demonstrasi, tim ATAP menunjukkan bagaimana mereka dapat melihat berbagai pesan yang ada hanya dengan meletakkan tangan mereka di atas smartwatch dan menggerakkan tangan mereka mendekat atau menjauh dari smartwatch. Anda bahkan menggerakkan dial virtual untuk berinteraksi dengan muka jam.

Tim ATAP mengklaim, jikalau pengguna dapat berinteraksi secara virtual dengan jam, maka pengembang dapat menampilkan lebih banyak informasi pada muka jam, karena mereka tidak lagi harus mengkhawatirkan tangan pengguna akan menutupi muka jam.

Tim ATAP juga menyatakan bahwa Soli tidak hanya ditujukan untuk smartwatch. Mereka juga bekerja sama dengan Harman JBL untuk mengembangkan prototipe speaker yang dilengkapi dengan radar Soli di dalamnya, sehingga Anda dapat mengendalikan speaker dari jauh. Saat ini, sensor Soli dapat mendeteksi hingga jarak 15 meter.