Conte Selalu Curahkan Emosi dan Antusiasmenya Di Atas Lapangan


Liga Inggris – Juru taktik anyar Chelsea, Antonio Conte, membeberkan bahwa ia mesti menyuntikan semangat pada anak buahnya kala mereka menghadapi masa-masa sulit pada bulan September. The Blues melakoni awal musim yang kurang mengesankan di bawah rezim Conte, setelah mereka menderita kekalahan berturut-turut dari Liverpool dan Arsenal.

Seusai The Blues takluk 0-3 dari Meriam London di Emirates, The Blues melewati 13 laga dengan rasio kemenangan 100 persen di Liga Primer Inggris. Dan Conte mengungkapkan ia harus menekankan pandangannya pada para punggawa, usai mereka menderita kekalahan memalukan di derby London.

Conte beberapa waktu lalu menuturkan pernyataan tentang aksi selebrasi ‘aneh’ yang ia perlihatkan kala mereka menang atas skuat yang ditukangi oleh Arsene Wenger pekan lalu.

Gol yang diciptakan oleh Marcos Alonso, Eden Hazard, dan Cesc Fabregas, membuat skuat yang bermarkas di London Barat menggarap tiga poin penuh. Dan gol cantik punggawa berkebangsaan Belgia itu membuat Conte sangat kegirangan, sampai kemudian ia merayakannya dengan para supporter yang ada di sisi stadion.

Conte pun kemudian mengatakan bahwa ia adalah seorang pria yang selalu menyalurkan emosi dalam tiap pekerjaannya. Menurutnya, ia menjalani pekerjaannya dengan intensitas yang sangat baik, dia bahkan mengeluarkan kemampuannya hingga 130%.

Conte pun mengaku bahwa ia selalu menunjukkan antusiasme dan perasaannya, dia pun bahkan bersedia menunjukkannya pada para anak asuhnya. Menikmati pertandingan dengan intensitas tinggi dan kadang ketika ada saat-saat yang penting, sulit untuk menjaga antusiasme dan emosi. Menurutnya berbagi emosi kepada tim, staff dan para pendukung adalah suatu hal yang bagus mengingat apa saja yang telah ia kerahkan dan ia dapatkan dalam kehidupannya sebagai pelatih suatu klub sepakbola.

Conte mengatakan dia memiliki saat-saat dimana ia harus menyemangati para pemain yang sedang dalam kondisi yang kurang baik. Seperti halnya ketika mereka menderita kekalahan atas Liverpool dan Arsenal. Meskipun kalah, mereka tetap harus menunjukkan bahwa mereka adalah klub yang hebat diatas lapangan bukan hanya karena nama Chelsea yang memang dikenal hebat tapi mereka pun harus menunjukkan bahwa Chelsea dikenal hebat karena para pemainnya yang berlaku demikian.

Setelah mengalami dua kekalahan ada banyak hal yang harus dibenahi, oleh karena itu Conte kerap berbicara hal positif untuk timnya dan terus berharap bila hal positif itu terus berlangsung lama karena mereka sedang mengukir hal luar biasa musim ini.

The Blues kini sedang menghuni puncak klasemen sementara Premier League dengan torehan 59 poin dan unggul sembilan poin atas Tottenham di urutan kedua yang saat ini telah mengumpulkan 50 poin. Conte dan pasukannya akan melakoni kunjungan ke Turf Moor untuk melawan Burnley di akhir pekan nanti.

Gol Tendangan Bebas Luiz Memotivasinya Mencetak Lebih Banyak Angka


Liga Inggris – Pertandingan Chelsea melawan Liverpool di Anfield pada laga matchday ke-23 Liga Primer Inggris begitu membekas di benak David Luiz. Pasalnya ialah yang memberikan angka pertama bagi The Blues pada laga tersebut. Dengan gol yang ia hasilkan, The Blues sempat memimpin jalannya pertandingan sampai akhirnya Georginio Wijnaldum berhasil menyeimbangkan keadaan di menit ke-59.

 

Sontak saja, bila pertandingan di matchday ke-23 Liga Primer Inggris itu sangat membekas di hati Luiz. Karena sejak bergabung kembali dengan The Blues, Luiz akhirnnya bisa kembali mencetak gol pada pertandingan itu.

 

Cara Luiz mencetak angka di nilai fantastis dan memiliki kesan tersendiri baginya. Gol yang diciptakan oleh pemain berkebangsaan Brazil ini diakuinya sebagai kejutan. Seperti yang terlihat, Gol itu tercipta karena kiper lawan, Simon Mignolet belum dalam posisi siap siaga.

 

“Ini adalah gol pertama saya semenjak saya bergabung kembali dengan tim. Kejutan itu diperlukan. Saya melihat Mignolet sedang tidak dalam posisi yang siap kala itu jadi saya pun sengaja mengagetkannya,” ujar Luiz seperti yang dikutip dari situs resmi Chelsea.

 

“Supaya kesempatan tidak tersia-siakan, seorang pemain hendaknya selalu untuk melakukan spekulasi,” ucap Luiz. Dan untungnya, usaha yang dilakukan oleh pemain berkebangsaan Brazil ini menjadi sesuatu yang indah serta menjadi momentum baik bagi tim The Blues saat itu. “Aku bahagia karena aku tidak melakukan kesalahan dan berhasil mencuri angka,” tambahnya.

 

Pasalnya ini bukan kali pertama pemain yang bernomor punggung 30 itu mencetak angka melalui tendangan bebas. Ketika Brazil bertemu dengan Kolombia sebagai lawan di babak 8 besar Piala Dunia 2014, eksekusi tendangan bebas dari Luiz yang berjarak kurang lebih 30 meter tidak dapat diantisipasi oleh David Ospina, Kiper Tim Nasional Kolombia.

 

Aslinya The Blues dibekali beberapa eksekutor free kick yang tak diragukan lagi keakuratannya, salah satunya adalah Willian Borges, yang uniknya ia satu kewarganegaraan dengan Luiz.

 

“Mereka berdua memiliki hubungan yang tak tergoyahkan. Dia melesakkan free kick yang patut diacungi jempol. Aku bahagia untuk David, dia tampil tanpa mengecewakan.” Ucap Conte, Manajer The Blues.

 

Sejauh ini, Luiz dianggap pemain belakang yang kurang produktif dalam mencetak angka jika disandingkan dengan Ivanovic yang telah meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan klub asal Rusia, Zenit st. Petersburg, total gol yang telah dibukukan Luiz tentu berada jauh dibawahnya. Namun bila dilihat dari menit bermain, Luiz jauh lebih banyak mendapat kesempatan merumput daripada Ivanovic.

Chelsea Punyai Pelatih Kiper Anyar, Courtois Gembira

Duakali – Thibaut Courtois gembira dengan kedatangan Antonio Conte di Chelsea musim ini. Alasannya, The Blues punya pelatih kiper baru yang bisa membuat performanya mantap. Apa yang Courtois katakan tak lepas dari penampilan buruknya musim lalu. Selain cedera yang membuatnya kerap menepi, Courtois juga punya maslah dengan pelatih kiper Christophe Lollichon.

Lollichon sendiri sudah berada di Chelsea sejak 2007 dan jadi orang yang berjasa meninggikan performa Petr Cech hingga seperti saat ini. Ketika Courtois masuk pada musim 2014/2015, dia semestinya mampu bekerja sama baik dengan Lollichon.

Kendatipun demikian, keduanya lalu bersitegang sepanjang musim lalu karena Courtois makin lama tidak menyenangi cara latihan Lollichon. Pada bulan Juli lalu, Daily Mail sempat memberitakan bahwa Lollichon yang asal Prancis itu berniat hengkang karena tak lagi cocok dengan Courtois.

Kehadiran Conte yang disertai ikutnya beberapa staf kepelatihan, salah satunya adalah sang juru racik kiper baru yakni Gianluca Spinelli. Kemunculan Spinelli pun disambut positif oleh Courtois yang dinilai bisa mengembalikan performa terbaiknya.

“Segalanya berlangsung sangat baik. Ada pelatih kiper baru dan segalanya berjalan sangat lancar,” tutur Courtois seperti diberitakan Mirror.

“Saya sangat merasa gembira dan saya rasa Anda bisa melihatnya hari ini, ketika saya membuat beberapa penyelamatan bagus. Tapinya saya pikir dia sudah bekerja dengan baik,” lanjutnya.

Punya Striker Baru, Chelsea Rampungkan Kontrak Alexandre Pato

Kabar terbaru datang dari klub Chelsea yang diisukan tidak akan memperpanjang kembali kontrak Alexandre Pato. Kabarnya, keputusan tersebut dilontarkan oleh sang manajer, Antonio Conte yang mengaku jika ia sudah punya calon striker baru untuk The Blues.

Memang, pemain berkebangsaan Brasil itu didatangkan ke Chelsea hanya sebagai pemain pinjaman saja dari Corinthians. Sayangnya, Pato tidak bisa langsung merumput di klub tersebut lantaran kesehatannya sedang terganggu. Sejauh ini, ia baru hanya menorehkan 1 gol dalam dua laga bersama Chelsea.

Kendati telah mengutarakan bahwa dirinya tetap ingin membesut The Blues, tapi Pato memang tidak mampu membuktikan performanya di atas lapangan. Apalagi ia juga punya riwayat cedera yang membuat sang pelatih ragu untuk dijadikannya sebagai pemain inti di lini depan.

Sebelumnya, salah satu pihak dari Agen Pato, yakni Kia Joorabchian menyebutkan bahwa Pato telah memikirkan pilihan lain bila The Blues tak lagi menjadikannya sebagai pemain tetap. Saat ini ia lebih ingin bergabung bersama sebuah klub yang berbasik di kota London.

Sejak kehadiran Conte di Chelsea, memang terjadi beberapa perubahan yang cukuk menakjubkan. Belakangan ini, Conte juga dikabarkan tengah memburu pemain dari AS Roma, yakni Radja Nainggolan. Namun sayang, Nainggolan tidak berminat untuk berlabuh ke klub lain dan lebih memilih untuk tetap merumput bersama AS Roma.

Chelsea Tidak Berikan Kontrak Permanen, Falcao Ingin ke Monaco

Radamel Falcao yang dikenal sebagai pemain penyerang berkebangsaan Kolombia ini mengakui jika dirinya ingin kembali bergabung ke AS Monado di musim mendatang. Karena, Chealsea dikabarkan tidak akan memperpanjang kontraknya lagi.

Pemain kelahiran 10 Februari 1986 ini tampil di dalam 12 pertandingan bersama Chelsea dan hanya mampu menorehkan 1 gol setelah ia mengalami cedera di musim ini.

Pada dasarnya, memang karir Falcao di Inggris sedang mengalami kemerosotan, khususnya usai melewati musim 2014/2015 yang memberikan kekecewaan kepada Manchester United dengan hanya mencetak 4 gol dari 29 laga yang diikutinya.

Kabar baiknya, AS Monaco pun siap untuk memberikan kesempatan Falcao agar bisa bergabung kembali kala dirinya sudah tak lagi berlaga di Inggris. “Pada beberapa bulan yang lalu, Chelsea menyampaikan pesan kepada saya, jika mereka tidak akan memperpanjang kotrak saya di musim mendatang,” ujar Falcao.

Baginya, Monaco merupakan salah klub yang berperan besar dalam karirnya selama ini. Falcao pun sudah menyampaikan keinginannya itu kepada klub yang diasuh oleh Leonardo Jardim itu.

Falcao mengaku bahwa dirinya hampir saja meninggalkan The Blues di awal tahun ini dan bergabung bersama Monaco, yang berminat untuk bergabung kembali bersama Falcao. Namun sayang, kesepakatan itupun akhirnya gagal.

“Monaco datang kepada saya untuk mencari tahu kemungkinan saya bergabung dengannya, namun kami berpikiran untuk menundanya. Lalu pada beberapa bulan yang lalu, Chelsea menyebutkan bahwa mereka tak ingin lagi memperpanjang kontrak saya,” jelas Radamel Falcao.