Icardi Kian Termotivasi Untuk Berikan Yang Terbaik Bagi Nerazzurri

Serie A – Enam bulan lalu, Mauro Icardi adalah salah satu tokoh yang kehadirannya di kota Milan mulai tidak diharapkan. Perseteruan antara Icardi dengan ultras, lantaran sejumlah tulisan di dalam buku sang pemain semakin memanas dan ultras pun berani untuk memperlihatkan hal itu di lapangan. Walau pada akhirnya Icardi menarik semua bukunya dari pasar, sepertinya akan sulit untuk membenahi hubungan antara dua fondasi vital bagi Inter Milan.


Yang paling mencolok adalah pada pertandingan kontra Cagliari. Walau Icardi berhasil menyumbangkan gol, sepertinya hal itu tidak banyak berpengaruh pada pemikiran ultras La Beneamata. “100 gol dan 100 piala tidak akan mengubah jati dirimu” seperti itulah tulisan spanduk yang dipasang di Curva Nord pada laga kontra Cagliari. Kini, semua hal tersebut seolah telah mulai sirna. Kedua kubu sepertinya sudah berupaya mengabaikan permasalahan yang pernah mendera dan menyebabkan skuat Nerazzurri sedikit goyah.

Salah satu perwakilan Ultras memaparkan, jikalau ada kesempatan untuk memperbaiki hubungan ini dan membuatnya bisa bersikap lebih dewasa, maka mereka akan bersedia menerimanya. Icardi sendiri tahu dimana dia bisa menemukan mereka. Seiring dengan pernyataan itu, Icardi pun membuka kans untuk gantung sepatu di La Beneamata, seperti rekan setanah airnya yang juga menjabat sebagai eks kapten, Javier Zanetti.

Ia berhasil merealisasikan kata-kata menjadi kenyataan, membuat Nerazzurri menjadi yang terbaik di Eropa. Icardi masih terikat kontrak sampai 2021. Dan ketika mendekati masanya, ia akan segera membicarakan hal ini. Kecintaan Icardi akan Inter memang sudah tak perlu diragukan lagi. Walau harus melibatkan sang agen yang sekaligus istri yang oportunis, Wanda Nara, di hati Icardi sepertinya hanya ada La Beneamata.

Bukti otentiknya tentu saja ia tidak pernah berharap dijual dan terus berupaya memperlihatkan yang terbaik untuk kesebelasannya, bahkan ketika masalah besar menerpanya seperti berseteru dengan Ultras. Hal ini mungkin yang membuat ultras lambat laun mulai membuka hati mereka untuk memaafkan pelanggaran dari sang kapten beberapa bulan lalu.

Bukti pengabdian Icardi bagi Nerazzurri pun semakin terlihat jelas di akhir pekan lalu. Tiga gol ia lesakkan ke gawang Atalanta pada laga yang berujung dengan skor 7-1. Atalanta memang bukanlah tim yang ada di zona degradasi musim ini, mereka berkompetisi dengan Inter untuk mendapatkan tiket berlaga di Eropa. Tentu itu membuat trigol Icardi makin istimewa.

Trigol yang diciptakan Icardi pun masuk dalam kategori sempurna, dengan menggunakan kaki kanan, kaki kiri, dan sundulan. Itu pun merupakan hattrick tercepat bagi pemain Nerazzurri semenjak 1947. Dan, Icardi pun kini hanya terpaut selisih dua gol dari torehan terbaiknya dalam satu musim dengan 22 gol.

Akhir pekan ini, Icardi akan kembali menjadi pilar utama Inter untuk memetik tiga poin. Skuat besutan Stefano Pioli akan melawat ke Turin untuk menantang Torino pada lanjutan Serie A. Icardi sendiri akan berjumpa langsung dengan Andrea Belotti, yang merupakan kompetitor langsungnya dalam memperebutkan titel Capocannoniere Dan, perjumpaan kedua kubu tersebut pada akhir pekan nanti pun akan bergantung pada performa dari kedua pemain itu.

Dengan jeda internasional yang telah menunggu pada pekan depan, tentu pekan ini menjadi momen terakhir Icardi untuk menjadi sorotan pelatih Argentina, Edgardo Bauza. Beberapa waktu lalu, Bauza sendiri pernah datang ke Italia untuk bertemu langsung dengan Icardi.

Dan, dia juga membuka peluang bagi Icardi untuk kembali memperkuat timnas usai terakhir dipanggil pada tahun 2013. Dengan dua hal itu yang kini ada dalam jangkauannya, kejayaan La Beneamata dan kembali ke timnas, merupakan modal bagi Icardi jelang duel kontra Torino.

4 Pemain Yang Menonjol Di Kesebelasan Nerazzurri Musim Ini

Serie A – Inter Milan sedang berupaya untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Di bawah rezim Stefano Pioli, I Nerazzuri sejauh ini masih menghuni peringkat enam dengan catatan 48 poin, berselisih enam angka dari penghuni peringkat ketiga, Napoli. Selain Napoli, Inter juga harus beradu dengan Atalanta, Lazio, dan AC Milan, yang masing-masing masih mempunyai kans finish di peringkat ketiga.

Untuk mencapai target itu, La beneamata sangat bergantung pada beberapa pilar utamanya. Kemunculan mereka di starting line-up sangat menentukan penampilan Inter. Hal itu didasari data yang tercatat hingga giornata ke-26. Ada empat pemain yang sangat berkontribusi dalam sepak terjang I Nerazzurri musim ini, Berikut empat pemain tersebut :

1. Ivan Perisic


Rasanya semua pasti setuju jika Ivan Perisic masuk dalam daftar ini. Pemain sayap berpaspor Kroasia ini berjasa sangat banyak bagi La Beneamata musim ini. Selain penting sebagai penyuplai bola, ia juga cukup rajin menciptakan gol. Sejauh ini, ia telah mencatat 7 gol dan 7 assist dalam 30 laga.

Perisic pun selalu menjadi opsi utama Pioli bersama Candreva, Brozovic,dan Icardi. Karena performa gemilangnya, pemain 28 tahun ini dibidik oleh banyak kesebelasan top Eropa, seperti Manchester United, Arsenal, dan Liverpool.

2. Samir Handanovic


Kedatangan kiper handal tentu harus diperhitungkan. Demikian juga kedatangan Samir Handanovic bagi I Nerazzurri. Berkat penampilannya dia, gawang Inter terjaga dengan cukup aman, walau sudah kecolongan 27 kali di Serie A. Bukan hanya musim ini Handanovic menjadi fondasi penting Inter. Sejak dipinang dari Udinese pada Juli 2012, Handanovic belum kemasukan gol dalam sembilan laga.

Namun, akhir-akhir ini Handanovic mulai tidak betah berada di Inter karena sulit meraih gelar dan tak sanggup lolos ke Liga Champions. Isu yang beredar menyebutkan bahwa penjaga gawang 32 tahun ini dibidik oleh Manchester City dan Liverpool.

3. Joao Miranda


Di lini belakang, I Nerazzurri selalu menaruh harapan pada Joao Miranda. Pemain-pemain belakang lain dimainkan bergantian menemaninya. Tak aneh jika pemain belakang timnas Brasil ini sangat berkontribusi terhadap performa Inter musim ini.

Miranda pertama kali mendarat di Giuseppe Meazza pada musim panas 2015 sebagai pemain pinjaman dari Atletico Madrid. Lantara puas dengan performanya, Inter kemudian mempermanenkan dirinya pada Juli 2016 lalu. Ia dibalut kontrak hingga 30 Juni 2018. Namun, akhir-akhir ini dikabarkan bahwa Inter tak akan memperpanjang masa baktinya lebih lama. Bahkan, ia diduga akan dilego secara cuma-cuma bila La Beneamata telah mendapatkan penggantinya yang lebih muda.

4. Mauro Icardi


Untuk urusan menciptakan gol, Mauro Icardi merupakan mesin gol I Nerazzurri. Sejauh ini ia telah membukukan 18 gol dan 8 assist dari 31 laga. Di Serie A, ia telah membukukan 16 gol. Icardi hanya berselisih tiga gol dengan Gonzalo Higuain, Edin Dzeko, dan Andrea Belotti, dalam perebutan titel top skor. Akhir-akhir ini, Icardi diawasi oleh juru taktik tim nasional Argentina, Edgardo Bauza. Icaradi sedang dipertimbangkan untuk memperkuat tim Tango.

Thohir Membentengi Pintu Exit untuk Icardi

Petinggi Inter Milan Erick Thohir coba meredam isu kepergian Mauro Icardi pada bursa transfer musim panas 2016.

Masa depan Icardi menjadi pertanyaan yang menyusul komentar istri sekaligus agennya “Wanda Nara”. Wanda mengutarakan bahwa Icardi tidak mendapatkan gaji yang sesuai dengan kontribusinya di Inter.

Malahan, Wanda “membongkar” proposal dari sejumlah klub untuk kapten Inter Milan tersebut, salah satunya adalah Juventus yang notabene rival Inter. Komentar keras Wanda turut disadari oleh Thohir. Namun, sang patron tetap bersikap optimistis bisa menahan Icardi.

“Ada banyak penjelasan tentang Mauro Icardi. Saya ingin mengulangi perkataan Direktur Olahraga Piero Ausilio, ‘Icardi adalah aset utama dan kapten Inter. Dia tidak dijual’,” ucap Thohir.

Mengarah ke komentar Thohir, Inter bisa saja menawarkan perbaikan nilai kontrak kepada Icardi dalam waktu dekat. Peluang tersebut telah dibuka oleh Ausilio pada beberapa waktu lalu.

Icardi sendiri baru memperbarui kontrak barunya pada tahun 2015 lalu. Hanya, gaji dia “cuma” 3,2 juta euro (sekitar Rp 46,2 miliar) per musim atau masih kalah dari Geoffrey Kondogbia, yang mendapatkan 300 ribu euro lebih banyak.

Pembaruan kontrak juga menjadi laju logis mengenang peran Icardi sebagai pemain tersubur di skuad Inter. Dia mencetak 16 gol pada musim 2015-2016 dan menjadi top scorer Serie A 2014-2015 berkat sumbangan 22 gol.

Mauro Icardi Dipastikan Bakal Tetap Merumput di il Nerazzurri

Pada bursa transfer pemain musim ini, Mauro Icardi dipastikan tidak akan hengkang dari Inter Milan. Hal ini dilontarkan langsung oleh agen sang pemain, Wanda Nara yang menyebutkan bahwa kliennya itu baru akan meninggalkan il Nerazzurri setelah ia sukses memboyong Inter mendapatkan gelar jawara.

Mauro Icardi dikenal sebagai seorang striker yang bertalenta di Eropa. Bahkan banyak pihak yang menyebutkan jika dirinya layak bermain bersama dengan klub yang lebih besar ketimbang Inter. Nara juga mengatakan bahwa kliennya itu sudah dimasukan ke dalam daftar pemain yang bakal di jual Inter, akan tetapi ia memutuskan untuk tetap bertahan disana.

“Bagi Icardi, Inter adalah klub yang utama. Saya bakal bekerja dengan semaksimal mungkin untuk klien saya. Bersama klub dan supporter Inter Milan, Icardi memiliki catatan yang bagus. Ia adalah sosok kapten tim sejati,” tutur Nara.

“Begitu cintanya Icardi dengan Inter, ia pernah menolak penawaran untuk berlaga di Liga Champions. Sebelumnya, saya sempat memperbincangkan beberapa hal dengan Atletico Madrid dan Real Madrid, namun ia tetap berkeinginan untuk meneruskan karirnya bersama Inter. Meski gaji yang ditawarkan Inter cukup miris, tapi ia tetap saja bertahan untuk membela il Nerazzurri,” tambahnya.

Belakangan ini, ada dua klub besar yang sungguh-sungguh meminati pemain berkebangsaan Argentina ini, yakni Juventus dan Napoli. “Icardi adalah salah satu pemain Inter yang diminati oleh Napoli dan juga Juventus. Bahkan Juve sudah melakukan pertemuan dengan Inter, tapi mereka tak pernah memperbincangkannya dengan saya. Pada minggu lalu, Atletico pun melakukan hal yang sama. Namun Icardi tetap tidak ingin hengkang sebelum ia berhasil membawa Inter menjawarai kompetisi besar,” imbuhnya.

Inter Milan Bangkit dengan Mengalahkan Palermo 3-0

Duakali.com – Milan – Keberhasilan tim Inter Milan dalam mengalahkan Palermo dengan skor 3-0 tadi malam sekaligus menjadi penutup laju negatifnya dalam dunia persepakbolaan. Kemenagnan Inter kali ini disumbang oleh Mauro Icardi dengan menciptakan dua gol ke kandang Palermo.

Laju pertandingan antara Inter Milan melawan Palermo Senin (9/2/2015) dini hari WIB diawali dengan gol yang diciptakan oleh Fredy Guarin di menit ke-16, disusul dengan dua gol dibabak kedua oleh Mauro Icardi sampai menit terakhir tidak ada balasan dari tim Palermo

Seperti dilansir dari solopos.com (9/1), Kemenangan ini memutus laju buruk Inter. Sebelumnya, pasukan Roberto Mancini itu gagal menang di tiga laga secara beruntun setelah hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan.

Lewat tambahan tiga poin dari laga ini, Inter naik ke posisi kesembilan dengan 29 poin dari 22 pertandingan. Sementara Palermo masih berada satu tingkat di atas Inter dengan 30 poin.

Seperti dilansir detiksport, Inter membuka keunggulan saat pertandingan berjalan 16 menit. Tandukan Fredy Guarin menyambut sepak pojok Shaqiri berhasil menjebol gawang Palermo.

Memasuki babak kedua, Palermo langsung mendapat sejumlah peluang emas di menit ke-50. Samir Handanovic melakukan penyelamatan pada bola sepakan Edgar Barreto.

Dari situasi itu, Franco Vazquez kemudian melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun bola hanya mengenai tiang gawang. Bola muntah langsung disambar oleh Dybala dari jarak dekat. Tapi, sepakan Dybala justru melambung tinggi.

Di menit ke-65, Inter menggandakan keunggulannya. Umpan crossing dari Guarin dibelokkan oleh Palacio yang ada di dalam kotak penalti. Bola jatuh ke kaki Icardi, dan penyerang Inter itu kemudian melepaskan tembakan keras untuk menjebol gawang Palermo.

Dua menit jelang laga usai, Icardi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini sundulannya memanfaatkan umpan dari Guarin bersarang di gawang Palermo sekaligus memastikan kemenangan 3-0 untuk Inter.