Sayembara Pengisi Jabatan Pelatih Kesebelasan Serigala Ibukota

Serie A – Selepas ditaklukan di leg pertama Europa League oleh Olympique Lyon, AS Roma terpaksa menelan fakta jika mereka saat ini telah tersisih dari kejuaraan kontinental itu. Walaupun menampilkan performa heroik dan mendulang kemenangan 2-1 pada leg kedua di Olimpico, agregat 5-4 menyebabkan I Lupi harus rela keluar dari turnamen tersebut. Satu trofi pun telah gagal mereka rengkuh musim ini dengan takluknya mereka dari Les Gones.

Jika melihat rentetan performa kesebelasan Serigala Ibukota pada bulan Maret sejauh ini, kegagalan mereka di Europe League melenggang ke putaran berikutnya pun merupakan sesuatu yang lumrah.

Dari empat laga yang telah mereka lakoni, hanya satu kemenangan yang mampu mereka dulang, melawan tim calon degradasi, Palermo, di Serie A. 3 laga terakhirnya berbuah kekalahan, 2 dari Lyon di Europa League dan 1 dari Lazio pada leg pertama semi final Coppa Italia. Tentu, jelang kembalinya Serie A pada akhir pekan ini, keadaan skuat besutan Luciano Spalletti berada pada keadaan yang kurang stabil.


Menyinggung tentang Spalletti, masa depan juru taktik yang tak berambut ini bisa dikatakan jadi sorotan pada beberapa hari belakangan. Kontraknya bersama Giallorossi akan selesai di akhir musim ini. Bahkan, ada isu yang beredar jika Spalletti direncanakan oleh Juventus untuk jadi suksesor Masimilliano Allegri yang disinyalir akan hijrah ke London. Tottenham Hotspur pun membidik Spalletti sebagai alternatif jika nantinya Mauricio Pochettino menerima tawaran Barcelona musim depan.

Tapi, semua isu tentang masa depan juru taktik Serigala Ibukota itu sepertinya harus ditangguhkan untuk pekan ini. Lantaran, James Pallotta selaku Presiden Roma, diagendakan akan kembali ke Italia dan segera berdiskusi dengan Spalletti, walau inti dari diskusi itu masih jadi misteri. Sewaktu ditanya tentang hal yang akan didiskusikan, Pallotta pun tak ingin menjawabnya.

Spalletti pun sepertinya cukup santai menjawab isu tentang masa depannya bersama Giallorossi. Namun, ia pun memberikan kejelasan bahwa akan ada rapat antara dirinya dengan utusan kepercayaan klub dalam beberapa hari ke depan.

Bila Spalletti nantinya tidak mendapatkan apa yang ia kehendaki, maka posisi pelatih Giallorossi pun sudah ada peminatnya. Ia adalah sang juru taktik dari Sassuolo, lawan mereka akhir pekan ini, Eusebio Di Francesco yang tidak akan menolak untuk menjadi komando di kesebelasan Serigala Ibukota. Di Francesco sendiri adalah eks pemain I Lupi yang membantu mereka merengkuh Scudetto di musim 2000/01.

Dengan Olimpico yang akan menjadi ajang perjumpaan kedua kubu akhir pekan ini, dua juru taktik di masing-masing kubu pun memiliki misi yang berbeda dengan sama-sama membidik kemenangan. Bagi Spalletti, menang berarti ia bakal membuka kembali peluang untuk memperpanjang kontraknya. Sementara itu, apabila Sassuolo yang sukses memetik kemenangan, maka Di Francesco akan menunjukkan bahwa ia pantas jadi suksesor bagi Spalletti musim depan.