Massimiliano Allegri (Juventus)

Eks pemain belakang Juventus, Fabio Cannavaro, berkata ia puas menyaksikan strategi baru yang diracik oleh Massimiliano Allegri untuk Si Nyonya Tua.

Bianconeri di era kepelatihan Antonio Conte, dikenal dengan penerapan formasi 3-5-2. Taktik itu sempat diteruskan di masa kepemimpinan Allegri. Tapinya, Allegri kemudian menerapkan formasi 4-2-3-1. Alhasil membuat Cannavaro merasa sangat puas.

Massimiliano Allegri merasa cukup senang dengan pergantian strategi yang sudah ia lakukan bersama dengan Nyonya Tua. Sang juru taktik Nyonya Tua bahkan kini berencana untuk mematenkan skema 4-2-3-1 yang belakangan membuat Si Nyonya Tua tampil solid.

Di awal musim, Allegri punya dua skema unggulan yang dapat digunakan di Bianconeri. Formasi tersebut yakni 3-5-2 dan juga 4-4-2. Dengan dua skema itu, Allegri telah menghadiahkan dua titel scudetto untuk kesebelasan asal Turin.

Hanya saja, struktur formasi Allegri mulai berubah pada musim 2016/2017 ini. Berawal dari performa yang dinilai tidak konsisten yang dialami Bianconeri pada putaran pertama, eks juru taktik I Rossoneri ini kemudian mengganti formasi menjadi 4-2-3-1. Disamping itu, formasi ini juga diterapkan untuk memaksimalkan potensi para striker seperti Mario Mandzukic, Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

Allegri berharap formasi itu bisa dipermanenkan oleh Bianconeri karena pergantian formasi akan berujung pada pergantian gaya permainan tim. Taktik yang telah dipakai oleh Allegri ini telah memperoleh hasil yang bagus dan membuahkan kebahagiaan yang luar biasa. Taktik tersebut juga telah menghasilkan banyak kemenangan bagi Bianconeri dan para pemain pun akan puas akan usaha yang telah dilakukannya berbuah manis.

Si Nyonya Tua saat ini bertengger di puncak klasemen Serie A dengan torehan poin sebanyak 54 dari 22 laga yang telah mereka lalui. Mereka unggul tujuh angka dari I Lupi yang sedang menghuni posisi runner-up dengan torehan 50 poin dari 23 laga yang telah mereka lalui. Tapinya, sejauh ini Bianconeri telah menderita kekalahan sebanyak empat kali.

Allegri mengaku puas dengan transformasi yang telah dilakukannya di Juventus. Walaupun demikian, ia merasa bahwa performa Miralem Pjanic dan rekan-rekannya masih belum sampai pada tahap maksimal. Allegri yakin bahwa anak didiknya masih bisa menampilkan performa yang jauh lebih baik lagi.

Allegri menuturkan bahwa tim arahannya harus terus meningkatkan performa dan menjaga stamina fisiknya. Karena dalam sepakbola selalu terjadi hal-hal diluar dugaan. Pertahanan yang diperkuat dengan 8 orang pun belum tentu bisa menjaga lini pertahanan lebih baik sehingga bisa mencegah kebobolan.

Dalam sepakbola, keseimbangan dan pengorbanan harus berjalan beriringan. Ketika melancarkan serangan, beberapa pemain belakang diharapkan bisa membantu sektor depan untuk memaksimalkan serangan, sedangkan ketika sedang berada dalam posisi tertekan, pemain depan pun terkadang harus mundur untuk membantu memperkokoh pertahanan. Semua penyeimbangan itu dilakukan semata-mata demi satu tujuan yaitu memperoleh kemenangan bagi tim.