Duakali – Pengawasan penting dilakukan orang tua agar perkembangan anak optimal. Beralih dari hal inilah Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meriliskan aplikasi untuk membantu para orangtua mengamati pertumbuhan si kecil.

Ketua IDAI Pusat, Dr dr Aman B Pulungan SpA(K) mengutarakan bahwa dengan aplikasi bernama “PRIMA” ini, orang tua mempunyai kemampuan besar untuk mendeteksi dini tanda hambatan tumbuh kembang anak. Lalu, melakukan pencatatan tumbuh kembang anak dengan sederhana secara berkala.

“Disaat menemui situasi yang butuh perhatian khusus, maka bisa dibicarakan dengan dokter. Dengan catatan tumbuh kembang anak, orang tua juga punya data cermat tentang si anak,” tutur dr Aman dalam Perilisan aplikasi PRIMA di Gedung Kiara RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu kemarin.

“Insya Allah ini akan kita perkenalkan ke pemerintah sehingga ada perangkat agar orang tua gampang mengawasi ketika ada kendala. Contohnya kurva perkembangan tidak sesuai, imunisasinya belum lengkap,” tambah dr Aman.

Aplikasi PRIMA di antaranya berisi daftar diagram perkembangan WHO Dan CDC, jadwal imunisasi, tahap perkembangan anak, pelajaran edukasi orang tua, skrining, kuisioner kunjungan ke dokter. Untuk saat ini, data soal tumbuh kembang anak belum bisa tersimpan secara permanen.

Menurut dr Aman, pengamatan tumbuh kembang anak yang dijalankan orangtua paling utama. Mengingat dari 250 juta penduduk Indonesia, 89 juta adalah anak-anak usai 0-18 tahun. Sementara, dokter anak di Indonesia saat ini baru terdapat 3.700 dari 8.000 jumlah dokter yang ideal.

“Jikalau nantinya memang ada kendala contohnya gizi kurang langsung dilarikan ke dokter karena aplikasi ini intinya sebagai deteksi dini,” pungkas dr Aman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here