Buat Pengendara Motor, Berteduh Bisa Kena Denda

DUAKALI.COM – Sudah jadi fenomena, ketika hujan turun, banyak pemotor berteduh di terowongan dan bawah jembatan penyeberangan orang (JPO). Hal ini jadi penyebab macetnya jalanan.

Tapi kini, pemotor harus berpikir ulang jika mau berteduh di terowongan atau di bawah JPO. Sebab Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro akan menurunkan tim untuk menghalau para pemotor yang berteduh di sembarang tempat.

“Nanti ada satgas yang akan menghimbau pemotor untuk tidak berteduh di bawah flyover atau jembatan penyeberangan,” kata Kasubdit Gakkun Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Senin (9/11/2015). Budiyanto mengingatkan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas bagi pemotor yang ngeyel. Pemotor akan ditilang jika tidak segera pergi ketika dihalau petugas.

“Kalau tidak meninggalkan tempat, bisa ditilang karena tidak mematuhi perintah petugas dengan denda Rp 250 ribu,” katanya. Namun begitu, petugas tidak melarang jika pemotor berhenti di tempat-tempat tersebut jika ingin mengenakan jas hujan.

“Kalau sebentar, hanya untuk pakai jas hujan silakan saja asal langsung jalan. Tapi kalau neduh ya enggak boleh. Nanti malah bikin macet karena nanti yang lain ikut-ikutan,” jelasnya. Untuk itu, Budiyanto menghimbau pemotor menyiapkan jas hujan saat berkendara di musim hujan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.