Meraihkan hasil di seri perdana MotoGP 2016, GP Qatar, di akhir pekan yang lalu ternyata masih sangat membekas di pikiran Pol Espargaro. Rider Yamaha Tech 3 itu telah mengaku bahwa hasil itu dirasakan kurang memuaskan, karena hasil yang diraihnya terjadi karena kesalahannya sendiri.

Espargaro telah finis di posisi tujuh dengan catatan waktu 18,629 detik lebih lambat dari rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, yang telah finis terdepan. Menurut pembalap yang kini tengah berusia 24 tahun itu, ia bisa saja finis dengan posisi yang lebih baik andai saja tidak membuat kesalahan di awal-awal balapan.

“Saya akan berusaha tuk menjaga kecepatan saya serta menuntaskan balapan secepat mungkin. Tapinya, saya membuat banyak kesalahan,” tuturr Espargaro.

Rider asal Spanyol itu telah menceritakan, kekeliruan yang dibuatnya mengakibatkan dirinya harus berada pada posisi di belakang rekan setimnya Bradley Smith di awal-awal balapan. Biarpun pada akhirnya bisa menyalip Smith, ia mengaku itu bukan hal yang mudah.

“Bradley telah mengunci pergerakan saya, hingga di akhirnya saya berupaya tuk menaklukkan. Saya benar-benar mempunyai start yang buruk dan telah kehilangan posisi,” ujar Espargaro.

“Saya puas melihat kami dapat hasil yang terbilang tak terlalu buruk. Tapinya pada saat saya lihat kemungkinan yang kami miliki, saya sangat kecewa,” tuntasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.