Geluti Bisnis Kuliner ‘Banana Chic’, Pemuda Ini Raup Omzet 10 Juta/Bulannya

Geluti Bisnis Kuliner ‘Banana Chic’, Pemuda Ini Raup Omzet 10 Juta/Bulannya

Keunikan dan inovasi merupakan dua hal terpenting yang dituntut dalam menggeluti sebuah bisnis, utamanya bisnis kuliner. Hal ini dibuktikan oleh seora

4 Tips Tepat Memulai Bisnis Kuliner Tuk Pemula
Berbisnis Kuliner ‘Finger and Chicks’, Pria Ini Raup Omzet Ratusan Juta/Bulan
Tekuni Usaha Cireng, Tiga Pemuda Ini Raup Omzet 1 Milyar/Bulan

Keunikan dan inovasi merupakan dua hal terpenting yang dituntut dalam menggeluti sebuah bisnis, utamanya bisnis kuliner. Hal ini dibuktikan oleh seorang pemuda bernama Angga Kemal Putra yang sukses menekuni usaha kuliner dari pisang dengan mengusung nama Banana Chic. Berkat kesungguhannya dalam berbisnis, mahasiswa lulusan Universitas Trisakti ini mampu meraup omzet mencapai Rp 10 juta setiap bulannya.

Bisnis makanan Banana Chic ini mulai digeluti Angga ketika ia melihat adanya tren bisnis kuliner yang semakin popular di Indonesia. Kesukaannya terhadap makanan yang manis juga mendorong pemuda ini untuk menggelutinya pada awal bulan 2015 yang lalu. Bahkan, peluang usaha makanan yang menjanjikan ini menjadikannya semakin optimis untuk menggelutinya.

Di awal menjalani bisnis kulinernya ini, Angga hanya mengeluarkan modal sebesar Rp 3,5 juta. Sebagian besar dari modal tersebut dipergunakannya untuk membeli bahan baku serta media untuk pemasaran dan penamaan brand. Untuk penggunaan perlengkapan produksinya, pria yang bertempat tinggal di Bogor itu lebih memilih untuk memanfaatkan peralatan yang ada di rumahnya, sehingga modal yang dikeluarkan pun tidak terlalu besar.

Beragam produk yang ditawarkan oleh Banana Chic menyajikan sentuhan yang kreatif dan juga inovasi. Hal itu dilakukannya agar mampu bersaing di tengah persaingan yang semakin sengit. Semakin banyaknya pelaku usaha yang menekuni usaha sejenis, menjadikan Anda memutuskan untuk menciptakan diferensiasi dalam sejumlah produk yang dihasilkannya.

Untuk bahan bakunya sendiri, Angga mengaku lebih memprioritaskan kualitasnya, misalnya dalam pemilihan pisang yang miliki tekstur lembut, tapinya tidak benyek. Topping yang digunakan untuk membalut es pisangnya juga merupakan coklat buatan yang punya rasa berbeda apabila dibandingkan dengan cokelat yang ada di pasaran. Tidak hanya itu, Banana Chic juga menawarkan varian topping yang beragam, seperti marshmallow, oreo, kacang, dan juga milo.

bisnis-kuliner-banana-chic

Setelah bisnis kuliner es pisangnya ini berjalan selama 11 bulan, Angga kembali menghadirkan dua pilihan menu baru, yakni menu regular berupa sepotong stik pisang yang dibalut dengan variasi topping yang menarik dan menu edisi bites, yaitu pisang beku yang ukurannya kecil, hanya satu kali gigit. Banana Chic membanderol menu regular seharga Rp 10 ribu, sementara menu edisi bitesnya dibanderol dengan harga sebesar Rp 12 ribu per kemasannya, yang masing-masingnya berisikan enam potong.

Untuk mempromosikan produknya, Angga memutuskan untuk menggunakan media online yang peluangnya lebih besar. Setiap konsumen yang ingin memesannya bisa langsung menghubunginya dengan menyertakan alamat dan jumlah pesananannya tanpa ada syarat pembelian minimal. Setelah konsumen melakukan pemesanan, Banana mengirimkan pesanan tersebut dengan menggunakan jasa antar online.

Dalam pengemasannya, setiap produk es potong dikemas menggunakan aluminium foil untuk menjaga kestabilan suhunya sampai dua jam di suhu ruangan. Jika dimasukan ke dalam kulkas, maka daya tahannya akan semakin bertambah menjadi 10 hari lamanya.

Tidak hanya memanfaatkan media online, bisnis kuliner Banana Chic juga gencar mengikuti beragam event seperti bazar, pameran, maupun pentas seni di beberapa kampus yang ada di kawasan Depok dan Bogor agar brand dari usahanya tersebut bisa dikenal masyarakat secara luas.

Menariknya, Banana Chic juga memberikan promo yang diterapkannya setiap hari Senin. Walaupun banyak yang menganggap bahwa bisnis kuliner pisang beku ini adalah usaha musiman, tapinya menurut Angga, bisnis ini miliki potensi dan peluang jangka panjang. Berkat kerja kerasnya dalam mempromosikan usahanya tersebut, kini Angga sukses meraup omzet yang besarnya mencapai Rp 10 juta setiap bulannya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
Butuh bantuan? Chat Online 24 Jam