Konflik Yaman, RI Usulkan OKI Bentuk Satgas Khusus

Konflik Yaman, RI Usulkan OKI Bentuk Satgas Khusus

Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mendampingi Presiden Joko Widodo menemui 42 Duta Besar negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi

Belum ada Kejelasan Skema Subsidi Elpiji 3 KG
JK Harap Istana tak Libatkan Orang Luar untuk Urus Negara
JK Anggap Wajar Pelimpahan Kasus BG

Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mendampingi Presiden Joko Widodo menemui 42 Duta Besar negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Istana Negara.

Salah satu yang menjadi poin pembahasan adalah konflik Yaman dengan sekutu Arab Saudi, yang saat ini menjadi sorotan dunia.

JK, sapaan akrab Kalla, mengatakan dirinya mewakili Presiden Jokowi untuk menyampaikan sikap Indonesia terhadap konflik tersebut. Pemerintah Indonesia, terang JK, berharap konflik Yaman diselesaikan melalui dialog.

“Harus diselesaikan dengan suatu peaceful solution yang baik, tidak dengan seperti ini (perang),” tutur JK di kantornya, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015).

Dalam pertemuan di Istana negara, Pemerintah Indonesia meminta agar dibentuk semacam satuan tugas (satgas) antar negara OKI untuk memfasilitasi solusi perdamaian ini.

“Beberapa negara lain seperti Malaysia, Turki, itu semua setuju dengan cara begitu. Karena itulah, kita ingin dalam peringatan KAA, kepala-kepala negara yang dari OKI kita harapkan akan dapat lakukan pertemuan,” pungkasnya.

Konflik Yaman terjadi antara pemberontak Houthi dengan pasukan loyalis Presiden Abedrabbo Mansour Hadi. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, beramai-ramai mengevakuasi warganya dari area rawan konflik di Yaman, seperti Sanaa dan Aden.
WIL

Sumber : metrotvnews.com

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
Butuh bantuan? Chat Online 24 Jam