Langgar Undang-Undang Antimonopoli, Eropa Gugat Google

Langgar Undang-Undang Antimonopoli, Eropa Gugat Google

Google kembali tersandung masalah di Eropa. Regulator Uni Eropa pada hari ini, Rabu (15/4/2015), menuduh perusahaan raksasa internet asal Amerika Seri

Game MMORPG Eternal Fate Tiba di iOS dan Android
Surat dari Bill Gates di Perayaan Ulang Tahun Microsoft yang Ke-40
Keuntungan Bersih ZTE Meningkat 94 Persen

Google kembali tersandung masalah di Eropa. Regulator Uni Eropa pada hari ini, Rabu (15/4/2015), menuduh perusahaan raksasa internet asal Amerika Serikat itu melanggar undang-undang antimonopoli dengan menyalahgunakan dominasinya dalam pencarian online.

Persoalan ini tampaknya serius karena Uni Eropa secara resmi mengajukan gugatan ke pengadilan. Dalam pernyataan kepada pers, Uni Eropa mengatakan, mereka telah membuat kesimpulan awal bahwa Google secara sistematik dan secara menyolok menampilkan layanan perbandingan belanja-nya dalam halaman hasil pencarian umum, tanpa memperhatikan manfaatnya.” Hal itu berlangsung sejak tahun 2008.

Artinya, Uni Eropa menuduh Google tak menampilkan hasil pencarian yang relevan dengan kepentingan pengguna. Selain itu, Uni Eropa juga menyelidiki praktik bisnis Google terkait sistem operasi Android.

Menanggapi masalah ini, Amit Singhal, Vice President of Google Search, mengatakan bahwa perusahaannya sangat tak setuju dengan tuduhan tersebut. Google berencana untuk mengajukan keberatan atas tuduhan Uni Eropa.

Keputusan final Uni Eropa mengenai masalah ini kemungkinan baru akan keluar pada akhir tahun nanti. Sebelum kasus ini, Eropa juga pernah memaksa Google untuk mengabulkan hak untuk dilupakan yang memungkinkan pengguna internet meminta Google menghapus jejak mereka di internet. (WSJ)

ABE

Sumber : metrotvnews.com

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
Butuh bantuan? Chat Online 24 Jam