Sir John Kotelawala, Sosok Keras Pengkritik Senjata Nuklir Barat

Jakarta: Salah satu pendorong dari berdirinya Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955, adalah keberanian dari tokoh pendirinya. Salah satu yang dikenal ada Perdana Menteri Sri Lanka Sir John Kotelawala.

Pada tahun 1954 atau satu tahu sebelum pelaksanaan Konferensi Asia Afrika, pria kelahiran 4 April 1897 ini mengundang empat perwakilan negara Asia-Afrika untuk menghadiri Konferensi Kolombo. Negara tersebut termasuk Indonesia, India, Pakistan dan Myanmar.

Perdana Menteri Sri Lanka periode 1953-1956 ini mendorong pembicaraan masalah-masalah yang terjadi di Asia dan Afrika, dalam forum Konferensi Kolombo. Pada akhirnya, konferensi itu pun berbuah menjadi pelaksanaan Konferensi Asia Afrika pada 1955.

Dalam KAA, Sir John dalam pidatonya mengkritisi kepemilikan senjata nuklir oleh Barat. Dirinya mengajak peserta konferensi untuk ikut dalam menjada perdamaian dunia.

Pada 1956, Sir John Kotelawala digantikan Solomon Bandaranaike dan wafat pada 2 Oktober 1980.

FJR

Sumber : metrotvnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here