Tips Berkendara untuk Hindari Jalan Berlubang di Jalan

JAKARTA – Jalan berlubang umum ditemui di kota-kota besar seperti Jakarta. Semakin parah kondi¬sinya setiap musim hujan. Kedalaman lubang pun beragam. Ada yang masih tahap wajar atau bisa dilalui, ada juga yang berbahaya karena bisa merusak mobil, atau membuat mobil tak terkendali. Tentu hal ini bisa membaha¬yakan pengemudi, pengguna jalan lain, maupun pejalan kaki.

Tidak hanya di jalan biasa bahkan di jalan pro¬tokol yang sering dilalui pejabat negara pun umum ditemui ‘musuh’ untuk para pengemudi ini. Menghadapinya pun bukan perkara mudah. Salah langkah, bisa berbuntut celaka.

Beberapa orang yang mengemudi setiap hari, umumnya mengatakan untuk mengindarinya ialah dengan mengerem mendadak atau membanting setir ke arah jalan yang rata. “Paling sering rem mendadak supaya ban dan suspensi mobil tidak cepat rusak,” ujar Rangga, pemilik Nissan March.

Ternyata cara tersebut justru tidak tepat. Ada beberapa cara mulai dari pencegahan hingga cara menghindari yang tepat agar mobil tidak rusak dan pemakai jalan lain tidak celaka. Apa saja yang bisa ditempuh?

Mengemudi adalah full time job. Meski begitu masih banyak pengemudi yang justru asyik bermain gadget, menerima telepon maupun membalas pesan singkat. Atau hal kecil seperti mengoperasikan sistem audio di dasbor atau mengobrol dengan penumpang lain juga bisa memecahkan konsentrasi.

Nah, agar mobil Anda tidak melindas lubang, konsentrasikan khususnya mata ke jalan. Lengah sedikit, tiba-tiba lubang jalan sudah di depan mobil. Hal itu membuka peluang ban mobil terjeblos ke lubang. Dengan menjaga konsentrasi juga membuat Anda bisa memantau kondisi dan siap untuk melakukan manuver atau mengerem untuk menghindari lubang.

Sumber : tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.